Pertemuan Trump dan Kim

Ini Isi Dokumen Kesepakatan Donald Trump - Kim Jong Un

Sebagai balasan atas komitmen Kim Jong Un untuk denuklirisasi, Presiden Trump menjanjikan "jaminan keamanan" untuk Korea Utara.

Ini Isi Dokumen Kesepakatan Donald Trump - Kim Jong Un
AFP/Saul Loeb via Kompas.com
PRESIDEN AS Donald Trump menunjukkan dokumen yang memuat tanda tangannya dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un usai perundingan di Singapura, Selasa (12/6/2018). 

Sigfried Hecker, seorang pakar nuklir pernah berkunjung ke Korea Utara untuk memeriksa situs-situs nuklir negeri itu. Inspeksi itu dilakukan Hecker bersama Robert Carlin, analis Korea yang lama bertugas di CIA dan Kemenlu AS serta Elliot Serbin, peneliti yang menjadi asisten Hecker.

Ketiga orang ini mengidentifikasi 22 program atau aktivitas terkait pengembangan terkait masalah ini misalnya persediaan senjata nuklir, jumlah misil, dan fasilitas pemrosesan nuklir.

Ketiganya menyimpulkan menghentikan seluruh kegiatan terkait nuklir di Korea Utara bisa dilakukan dalam waktu sekitar satu tahun.

Namun, jika tujuannya adalah memusnahkan semua persenjataandan teknologi nuklir Korea Utara maka waktu yang dibutuhkan adalah antara enam hingga 10 tahun.

Panjangnya proses denuklirisasi ini terutama terkait rumitnya negosiasi yang tentunya terus harus dilakukan usai pertemuan di Singapura.

"Kepastian semacam itu tak bisa dicapai hanya dengan janji Amerika atau kesepakatan di atas kertas. Semua membutuhkan sebuah periode untuk menumbuhkan kesetaraan dan saling membutuhkan," ujar Hecker. (Ervan Hardoko)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kesepakatan Diteken, Akankan Denuklirisasi Korut Berlangsung Mulus?"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved