PB HMI : Membela Palestina Adalah Tugas Konstitusional

Referendum adalah gagasan yang cerdas dan logis, yakni gagasan jajak pendapat yang fair bagi rakyat Palestina baik Muslim, Kristen, atau Yahudi

Penulis: | Editor: M Nur Ichsan Arief
ist
Diskusi International Quds Day For Liberating Palestine 

WARTA KOTA, PALMERAH  -----  Membela bangsa Palestina adalah tugas konstitusional bangsa Indonesia, national constitusional duty, sebagaimana amanah pembukaan UU 1945, sehingga upaya menjalain kerjasama dengan Rezim Israel dalam bentuk apapun adalah pengkhianatan terhadap Konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia,”demikian kata Saddam F Jihad, Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Islam dalam Diskusi Publik Hari Internasional Al Quds di Kantor PB HMI, Jakarta Seelatan, Jumat (8/6/2018). .

20180611 Diskusi International Quda Day For Liberating Palestine
Diskusi International Quda Day For Liberating Palestine (ist)

Acara konferensi pers dan dialog publik yang bertajuk "International Quds Day for Liberating Palestine" selain dihadiri oleh aktivis gerakan mahasiswa juga dihadiri oleh Duta Besar Republik Islam Iran, Dr. Valiyullah Muhammadi dan Aktivis Voice of Palestine, Mujtahid Hashem.

20180611 Diskusi International Quda Day For Liberating Palestine
Diskusi International Quda Day For Liberating Palestine (ist)

Menjawab pertanyaan moderator tentang Qud's Day dan pembebasan Palestine, Valiyullah   menjelaskan, "Bagi Republik Islam Iran membebaskan Palestina dari penjajahan Israel adalah tugas agama dan tugas negara. Setelah revolusi Islam Iran, pembelaan serius Republik Islam Iran terhadap Palestine menjadi sebab utama embargo Barat sampai saat ini". "Sebelum revolusi Islam Iran, Iran adalah partner kedua Rezim Israel namun setelah Revolusi Islam yang dipimpin oleh Imam Khomaini, kebijakan berubah 180 derajat, kami memberikan gedung bekas Kedutaan Israel kepada perwakilan pejuang-pejuang Palestina dan kami mendukung sepenuhnya perjuangan bangsa Palestina sampai saat ini" tegasnya. 

20180611 Founder VOP, Mujtahid Hashem
Founder VOP, Mujtahid Hashem (ist)

Mujtahid Hashem, Direktur Voice of Palestine, mengapresiasi pernyataan sikap PB HMI yang lebih tegas dalam merespon Palestina dan relasinya terhadap kebijakan pemerintah yang masih mengadopsi proposal solusi dua negara. "Benar sebagai mana yang dinytaakan oleh PB HMI, proposal ini sudah menjadi mumi namun terus dipromosikan pemerintah, meski pionirnya sudah meninggalkannya", jelas Mujtahid Hashem. Bagi Mujtahid, proposal yang sudah mati ini model manipulasi publik tuk kesankan para politisi punya empati bela Palestina, padahal proposal ini buying time untuk menyempurnakan penindasan terhadap bangsa Palestina. 

20180611 Diskusi International Quda Day For Liberating Palestine
Diskusi International Quda Day For Liberating Palestine (ist)

Bagi Mujtahid, solusi referendum yang diusulkan oleh PB HMI dan Dubes Republik Islam Iran adalah gagasan yang cerdas dan logis. Yakni gagasan jajak pendapat yang fair bagi rakyat Palestina baik Muslim, Kristen, atau Yahudi. Referendum ini mengembalikan hak bangsa Palestina menentukan masa depannya dan menuliskan sejarahnya sendiri. Lebih tajam Mujtahid Hashem menambahkan, "Meski  solusi ini manusiawi, rasional dan logis tapi ditolak para supporter Israel karena pada dasarnya pasti kejahatan, keburukan dan penindasan itu anti logika, rasionalitas dan kemanusiaan. Untuk itu bagi bangsa Palestina menghadapi irrasionalitas sebuah penindasan maka pilihan melawan adalah satu-satunya takdir yang harus dijalani jika mereka ingin mendapatkan hak-hak mereka".  

20180611 Diskusi International Quda Day For Liberating Palestine
Founder VOP, Mujtahid Hashem & Dubes Iran, Valiollah Muhammadi Nasrabadi (ist)

Di akhir diskusi Saddam F Jihad menegaskan dukungannya terhadap aksi rakyat Palestina, the Great March of Return' tuk perjuangkan hak kembali ke tanah airnya dan kesiapan PB HMI bekerjasam dengan semua organisasi nasional maupun internasional untuk perjuangkan kemerdekaan Palestina.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved