Aktivis FKSMJ 98 Agendakan Perjuangan Fundamental untuk Indonesia

Musuh sesungguhnya dari kondisi bangsa dan negara Indonesia saat ini adalah rongrongan pihak tertentu.

Aktivis FKSMJ 98 Agendakan Perjuangan Fundamental untuk Indonesia
Warta Kota/Dwi Rizki
Sejumlah aktivis 98 melakukan urun rembuk terkait permasalahan bangsa. 

TERDAPAT berbagai permasalahan yang sejak berpuluh tahun seakan mendarah daging dalam kehidupan bernegara menjadi perhatian seksama Aktivis FKSMJ 98.

Aktivis FKSMJ 98 yang menjadi pioner gerakan 98 dengan tujuan meruntuhkan rezim korup dan despotik yang berkuasa selama 32 tahun tersebut menyatakan, musuh sesungguhnya dari kondisi bangsa dan negara Indonesia saat ini adalah rongrongan pihak yang tak ingin persatuan dan kemaslahatan terus terpupuk di bumi Nusantara.

Menyikapi peliknya persoalan tersebut, FKSMJ 98 mengagendakan sebuah nilai dan perjuangan fundamental mengembalikan Indonesia kepada cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

"Kita sepakat menyusun kembali agenda-agenda perjuangan bersama yang bersifat fundamental dan strategis yang dipandang dapat berkontribusi positif bagi perbaikan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang lebih baik," ujar Sarbini, perwakilan FKSMJ 98, saat menggelar Diskusi dan Buka Puasa Bersama FKSMJ 98 pada Jumat (8/6/2018).

Menurut Sarbini, misi kesejahteraan rakyat harus menjadi nilai dan agenda bersama FKSMJ 98. Untuk itu, diperlukan sebuah rencana ideologis sebagai sebuah solusi.

"Diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak, yang bersifat ideologis pula. Jangan sampai kita terus jauh tertinggal dengan negara lain," tegasnya.

Setelah bergulat dengan berbagai pemikiran dan ide yang selama ini menjadi kekuatan FKSMJ 98, tambah Sarbini, gagasan transformatif hal yang penting dalam menyikapi berbagai masalah Indonesia ke depan.

"Yang menyegarkan bagi hadirnya harapan-harapan baru dan proses-proses ke arah kenyataan-kenyataan baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang jauh lebih baik dan sesuai amanat cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945," katanya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved