Lebaran 2018

Jelang Lebaran, Terminal Bantuan Beroperasi di Jakarta Barat

Kini, terminal bantuan seperti Terminal Grogol, Jakarta Barat sudah beroperasi, Kamis (7/6/2018).

Jelang Lebaran, Terminal Bantuan Beroperasi di Jakarta Barat
Warta Kota/Panji Baskhara Ramahan
Terminal Grogrol mulai terpantau dipadati oleh pemudik yang ingin berlebaran di kampung halaman, Kamis (7/6). 

KINI, terminal bantuan seperti Terminal Grogol, Jakarta Barat sudah beroperasi, Kamis (7/6/2018).

Terminal Grogrol mulai terpantau dipadati oleh pemudik yang ingin berlebaran di kampung halaman.

Ratusan bus di terminal bantuan ini, kini sudah mulai disatroni oleh sejumlah pemudik lebaran tahun ini.

Beberapa dari mereka menyambangi Terminal Grogol bersama kerabat dan anggota keluarganya.

Para pemudik ini, nampak mengantre tiket bus keberangkatan. Ada yang menuju Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Mereka membawa barang bawaan yang cukup banyak, dan menantikan kedatangan bus yang ingin dinaikinya sesuai tujuan.

Tidak hanya itu, nampak petugas pengamanan terminal, mulai sibuk melakukan pengawasan, hingga menata bus datang ke areal terminal.

"Saya mau ke Mojokerto pak sama keluarga ini karena mau lebaran di sana. Sengaja, saya dan keluarga berangkatnya enggak mepet dua-tiga hati lebaran. Lebih baik seminggu sebelumnya karena tidak terlalu padat pak. Terminal Grogol walaupun termasuk terminal bantuan, ya tetap saja kalau penuh pemudik yang engga enakkin pak," ucap salah seorang oemudik, Rusyid (39), di Terminal Grogol, Kamis (7/6/2018).

Sementara pemudik lainnya, Khoiri (31), sebut sudah ketiga kalinya setiap tahun, dia bersama keluarganya ini, berangkat mudik dari Terminal Grogol menuju Purwokerto.

Dikatakannya, kali ini ia lebih memilih berangkat pulang kampung lebih awal lantaran lebih lengang.

"Jikalau berangkat seminggu sebelum lebaran, ya lebih leluasa saja, lebih lengang. Sudah tiga kali berangkat mudik pakai bus dari Terminal Grogol," katanya.

Sementara itu, salah seorang agen bus, Yantoh (41), sebut jika sampai saat ini belum nampak adanya kenaikan harga terhadap tiket bus.

"Tapi, kenaikan harga tiket bus akan terjadi H-6 lebaran. Yaitu kenaikan harga tiket tidak lebih dari sepuluh persen. Paling, naik hanya kisaran Rp 15 ribu - Rp 25 ribu dari harga normal," ucap Yantoh. (BAS)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved