Awal Mula Yusril Ihza Mahendra Masuk Bursa Capres Versi PA 212
Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra adalah salah satu nama bakal calon presiden yang direkomendasikan oleh PA 212.
Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra adalah salah satu nama bakal calon presiden yang direkomendasikan oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Cibubur, Jakarta Timur, pada Selasa (29/5/2018).
Salah seorang 'Relawan HRS for President 2019', Elida Netty, menuturkan bahwa pada awalnya Yusril Ihza Mahendra tidak masuk dalam daftar bakal calon presiden 2019 yang direkomendasikan PA 212.
Ketua Umum PBB tersebut mulanya hanya direkomendasikan untuk mengisi daftar bakal calon wakil presiden.
Saat Rakornas PA 212 di Cibubur, atas usulan Ketua Dewan Penasehat PAN, Amien Rais, nama Yusril Ihza Mahendra akhirnya masuk dalam daftar bakal calon presiden 2019.
"Awalnya kan ada 9 nama calon presiden dan 12 nama calon wakil presiden. Perwakilan 22 provinsi yang hadir saat Rakornas PA 212 minta dikerucutkan lagi. Nah, setelah Pak Amien Rais datang, beliau menolak namanya masuk dalam daftar calon presiden dan minta diganti dengan nama Yusril Ihza Mahendra. Pak Amien menolak karena beliau tidak mau dicap dan dibully publik haus kekuasaan dan gila jabatan. Pak Amien Rais hanya ingin menyelamatkan bangsa ini. Hinga akhirnya nama Yusril masuk dalam daftar bakal calon presiden." kata Elida Netty kepada Warta Kota, Kamis (7/6/2018).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/yusril_20180507_055305.jpg)