Jumat, 10 April 2026

Anak Petani Passo yang Sukses Menjadi Pengacara Di Ibukota

Saya merantau ke Jakarta mengayung sendiri tanpa ada bantuan dari siapapun, cari makan sendiri, kerja sendiri

Penulis: | Editor: MNur Ichsan Arief

WARTA KOTA, PALMERAH  -----Menjalani karir sebagai seorang pengacara, apalagi setelah dinyatakan sukses mendamaikan perseteruan antara Sandy Tumiwa dan Tessa Kaunang, Falky Edward Kumbangsila Parera SH pengacara asal Passo Baguala Ambon Maluku yang merupakan salah satu dari team kuasa hukum Sandy kambali mendamaikan Sandy Tumiwa dengan mantan pengacaranya yakni Firdaus. Seperti yang diketahui Firdaus akan menuntut Sandy sebesar 1 Trilyun rupiah.

20180607 Falky Edrward Kumbangsila
Falky Edrward Kumbangsila Parera SH (ist)

"Ketika awal melakukan mediasi berjalan cukup alot baik antara Sandy dan Firdaus", ujar Falky demikian panggilan akrabnya saat dijumpai beberapa waktu lalu.

Walaupun berdarah Ambon pengacara ini cukup supel dalam pergaulannya meskipun hidup di kota Jakarta yang cukup keras. Dan Falky pun menceritakan sejarah singkatnya.

20180607 Falky Edrward Kumbangsila
Falky Edrward Kumbangsila Parera SH (ist)

"Saya berasal dari keluarga yang sederhana, orang tua petani, semua keluarga ada di Passo dengan hidup pas passan, ingin sekali sekolah tinggi tinggilah akhirnya saya merantau ke Jakarta dari Ambon. Sampai di Jakarta kita harus mengayung sendiri tanpa ada bantuan dari siapapun, cari makan sendiri, kerja sendiri. Dan ada kesempatan melanjutkan kuliah hukum padahal background saya STM dan pernah bekerja di TVRI namun Tuhan sudah mengatur semuanya dan berjalan dengan baik tanpa kurang satu apapun. Bisa masuk ke Ormas dan buka PT beberapa PT di bidang Finance. Seperti CV. Bahtera Prima, PT. Bahtera Prima Kencana, PT. Rexatama Indonesia, hingga Parera Law Firm. Jadi bersyukurlah dalam semua ini", tutur Falky tentang perjalanan hidupnya.

20180607 Falky Edrward Kumbangsila

Falky Edrward Kumbangsila Parera SH (ist)

Seperti diketahui seterjun belum menjadi pengacara Falky juga pernah mengenyam pendidikan di SDN 75 Passo, SMPN 11 Halong PHB, STMN 2 Kudamati Ambon dan STHI Jakarta

Dan pada saat yang bersamaan Falky juga menceritakan awal pertemuannya dengan Sandy Tumiwa hingga proses perdamaian yang sebelumnya antara Tessa dan Sandy.

"Pada saat Sandy mulai gabung di Pemuda Pancasila berbagai masalah dihadapi Sandy, dan kita di PP sendiri melihat Sandy harus dibantu dan saya melihat Sandy di zholimi dari oknum teman pengacara yang menggunakan hak pribadi dan mereka mengorbankan Sandy dari kasus perceraian, hak asuh anak. Dan saya melihat dalam kasus Sandy ini sebetulnya ada yang 'menunggangi' yang pada akhirnya Sandy tidak mungkin akan menang. Akhirnya kita menerima kuasa itu. Sandy memohon bantuan dari team hukum PP ada mba Ade juga. Karena kuasa hukum lama agak keluar dari pokok perkara. Hingga akhirnya Sandy menghibahkan seluruh harta Sandy ke anaknya, itu yang tidak disetujui oleh pengacara yang lama", papar Falky yang pernah menjabatan ketua bidang seni budaya jaman ketua MPC PP Jakarta - Barat.

20180607 Falky Edrward Kumbangsila
Falky Edrward Kumbangsila Parera SH (ist)

"Dan selanjutnya kitapun  mengarahkan Sandy dan banyak bicara ke Sandy tolong kamu pikirkan demi masa depan kamu. Akhirnya Sandy bisa menerima masukkan kita dan besoknya Sandy menyampaikannya sendiri di depan pengadilan tentang menghibahkan harta. Dan di kuatkan dengan notaris, perjanjian putusan hakim sudah selesai. Tidak ada lagi dendam. Damai itu indah dan pihak Tessa pun senang", imbuh Falky yang di tahun 2018 naik ke MPW PP DKI bid Ok & kaderisasi Ketua Thoriq.

20180607 Falky Edrward Kumbangsila
Falky Edrward Kumbangsila Parera SH (ist)

Pria berbadan tegap ini termasuk kader PP yang cukup aktif dari 1998 bergabung di PP Jakarta Barat hingga bisa dekat dengan beberapa penjabat karena supel dalam pergaulan.

Dan berkaitan dalam persoalan mendamaikan Sandy dan Firdaus Falky selalu mengingat wejangan yang selalu dia pakai sebagai stategis negosiasi.

20180607 Falky Edrward Kumbangsila
Falky Edrward Kumbangsila Parera SH (ist)

"Terus terang Saya selalu ingat wejangan dari bapak Marthen Sarimella mantan Raja Passo yakni 'manis jangan selalu cepat ditelan dan pahit jangan mudah dibuang harus dicerna' itu stateginya", pungkas Falky.

Karena stategi itulah akhirnya Firdaus dan Sandy Tumiwa kembali berdamai. Dan kejadian bersejarah ini terjadi diatas panggung di salah satu acara.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved