Kontes Kecantikan

Mantan Miss New York Tak Setuju Sesi Bikini Dihapus dari Ajang Kontes Kecantikan

Itu sudah dilakukan selama hampir seratus tahun, jika tidak rusak, jangan diperbaiki. Dan saya pikir itu tidak rusak sama sekali

Mantan Miss New York Tak Setuju Sesi Bikini Dihapus   dari Ajang Kontes Kecantikan
Shutterstock
Ilustrasi kontes kecantikan 

Tak semua pihak setuju dengan keputusan organisasi penyelanggara Miss America menghapus sesi bikini dan mengubah haluan penilaian.

Salah satu yang menentang adalah mantan Miss New York, Judith Graham, 65 tahun.

Dikutip dari laman New York Post, Graham, yang dulu mewakili New York pada Miss America dengan nama Judith Keithley, mengungkapkan para kontestan tetap perlu dinilai dari sesi penampilan berbikini.

Pencapaian pada Miss America, menurut Graham, menjaga sosok yang benar-benar sehat, membawa kebanggaan diri sendiri dan feminin.

“Bagi saya, saya katakan tetap dengan sesi bikini. Itu sudah dilakukan selama hampir seratus tahun, jika tidak rusak, jangan diperbaiki. Dan saya pikir itu tidak rusak sama sekali,” ucapnya.

Baca: Summer Beauty House Siap Besarkan Konten Kecantikan Indonesia

 Graham yang bermain piano ketika kontes bakat, mengatakan, karakter kontestan itu penting, namun mereka harus memiliki ‘seluruh paket’.

Kompetisi itu, katanya, menghasilkan perempuan yang memiliki sesuatu untuk dikatakan, tahu bagaimana mengatakannya, mengatakannya dengan keyakinan dan berpendirian teguh untuk tujuannya.

 “Tetapi, saya merasa ini adalah bagian yang sangat integral dari kontes ... Saya pikir itu sangat penting, kesehatan, kebugaran, bagaimana kamu membawa diri dalam gaun malam, bagaimana berbicara, itu seluruh paket,” ujar Graham.

Meskipun tidak setuju dengan perubahan, Graham tetap akan menyaksikan ajang tersebut, karena dia tertarik dan menganggap bahwa para kontestan tidak dinilai semata-mata dari bikini dan gaun malam yang dikenakan.

Mantan Miss New York lain menyambut baik perubahan itu. Cheryl Flanagan, Miss New York tahun 1980, mengatakan, perubahan itu akan mendatangkan lebih banyak penonton modern.

Baca: Gelar Finalis Kontes Kecantikan Kazakhstan Ini Dicabut Gara-gara Pengakuannya

"Menjadi Miss America adalah kontes pengetahuan, saya setuju itu terbuka untuk perempuan segala bentuk dan ukuran,” ujar Flanagan.

Dia melanjutkan, “Meskipun saya seorang tradisionalis yang berkompetisi pada tahun 1980 dan masih mengenakan bikini," ucapnya.

"Saya merasa perubahan seiring berjalannya waktu adalah hal yang baik—cara modern untuk menghadirkan kontes Miss America yang baru ... Saya merasa publik akan lebih banyak menerima kontes dan menontonnya,” katanya lagi.

Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved