Zulkifli Hasan Pertanyakan Asal Dana THR, Sri Mulyani: Sudah Dibahas Pemerintah dan DPR Sejak 2017

"Ini memang kami umumkan jelang Lebaran, karena kami menghindari efek inflasi kalau diumumkan di awal," jelas Sri Mulyani.

Zulkifli Hasan Pertanyakan Asal Dana THR, Sri Mulyani: Sudah Dibahas Pemerintah dan DPR Sejak 2017
Warta Kota/Alex Suban
Para menteri dari kiri ke kanan, Seskab Pramono Anung, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berdiskusi setelah pertemuan Presiden Joko Widodo dengan delegasi Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/3/2018). 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani heran dengan anggota Dewan yang mempertanyakan asal anggaran tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara dan pensiunan.

Sebab, pengalokasian anggaran untuk THR tahun ini sudah disiapkan dan dibahas oleh pemerintah serta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada tahun lalu.

"THR dan gaji ke-13 itu bukan suatu yang tiba-tiba ditetapkan oleh kami. Penganggarannya itu sudah dilakukan semenjak nota keuangan disampaikan oleh pemerintah tahun 2017, dan itu dibahas pemerintah bersama Dewan," ungkap Sri Mulyani di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Baca: Rp 35,76 Triliun untuk THR dan Gaji ke-13, Uchok Sky Khadafi: Bisa untuk Cicil Utang Negara

"Artinya, alokasi anggaran untuk THR dan gaji ke-13 itu ada di dalam Undang-undang APBN 2018," sambungnya.

Menurut Sri, pengumuman pemberian THR dan gaji ke-13 yang disampaikan menjelang Lebaran dilakukan jauh hari sebelumnya, karena merupakan bagian strategi pemerintah dalam mengontrol harga-harga.

"Ini memang kami umumkan jelang Lebaran, karena kami menghindari efek inflasi kalau diumumkan di awal," jelas Sri Mulyani.

Baca: Penyerang Mapolsek Maro Sebo Pernah Terlibat Kasus Curanmor dan Narkoba

‎Terkait ASN di daerah, kata Sri Mulyani, sudah disiapkan di APBD yang telah disusun dengan formulasi memasukkan perhitungan THR dan gaji ke-13.

"Konsen Ketua MPR, ya saya berterima kasih, namun kalau pakai bahasa seperti itu tidak perlu artinya ya. Artinya Menkeu sudah melaksanakan UU APBN sesuai dengan yang selama ini kita komunikasikan dengan Dewan dan sudah jadi aturan undang-undang, jadi kita lakukan secara hati-hati," paparnya.

‎Sebelumnya, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati dengan kebijakan THR dan gaji ke-13 bagi ASN.

"Saya bilang hati-hati, jangan blunder. Ini kan Lebaran tinggal menghitung hari, hati-hati, harus dijelaskan dari mana uangnya," papar Zulkifli. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved