Breaking News:

Warga Bekasi Akhirnya Terima Dana Kompensasi TPST

Sekitar 18.000 KK masing-masing menerima aliran dana Rp 600.000 dari DKI Jakarta selaku pemilik TPST.

flickr.com
Ilustrasi upah. 

PULUHAN ribu kepala keluarga (KK) yang terdampak dari Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi akhirnya menerima dana kompensasi bau.

Pada Sabtu (2/6) lalu, sekitar 18.000 KK masing-masing menerima aliran dana Rp 600.000 dari DKI Jakarta selaku pemilik TPST.

Salah seorang warga, Wandi (48) mengatakan uang yang diperoleh dari DKI sudah digunakan untuk keperluan memasak dan membeli air kemasan.

Bahkan uang tersebut telah digunakan untuk membayar utang ke warung dekat rumahnya sebesar Rp 150.000.

"Alhamdulillah uangnya sudah kami terima, semoga ke depan tidak terulang lagi kejadian molor seperti yang lalu," kata warga Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi ini pada Senin (4/6).

Wandi mengetahui dana sudah diterima saat tetangganya memberi informasi soal adanya uang masuk ke rekening Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) milik mereka.

Sejak dua tahun terakhir, rekening BJB milik warga digunakan sebagai tempat pengiriman dana bau dari DKI.

"Saat itu saya cek juga sudah masuk uangnya ke rekening BJB," ujarnya.

Ribuan KK dari tiga kelurahan setempat yakni Cikiwul, Ciketingudik dan Sumurbatu menuntut haknya yang selama tiga bulan belum dibayar DKI.

Bahkan pada Selasa (15/5) lalu, mereka mendatangi kantor pengelola TPST guna mempertanyakan kejelasan haknya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved