Berpura-pura Reparasi Handphone, Pencuri Ditangkap Pemilik Toko

"Pelaku datang membawa HP yang benar-benar rusak. Lalu minta dibetulkan oleh pemilik toko," ungkap Nababan saat dikonfirmasi, Senin (4/6/2018).

Berpura-pura Reparasi Handphone, Pencuri Ditangkap Pemilik Toko
Surya Malang
Ilustrasi 

ANDA memiliki usaha reparasi handphone (HP)? Berhati-hatilah! Bermodus reparasi HP, pria bernama Yaya (24) melakukan pencurian di Jalan Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (3/6/2018) lalu.

Kapolsek Johar Baru Maruhun Nababan menceritakan, kejahatan bermodus tersebut dilakukan Yaya dengan cara berpura-pura membawa HP yang sudah rusak untuk direparasi oleh seorang pemilik toko HP bernama Wijaya.

"Pelaku datang membawa HP yang benar-benar rusak. Lalu minta dibetulkan oleh pemilik toko," ungkap Nababan saat dikonfirmasi, Senin (4/6/2018).

Baca: Politikus Partai Gerindra: Kalau Dolar Udah Rp 15 Ribu, Jatuh Sendiri Loh Ini Presiden

Wijaya kemudian mengecek HP tersebut dan menemukan kerusakan berada di slot SIM Card. Ia pun melakukan reparasi di ruangannya dan meninggalkan Yaya sendirian di depan toko.

Hal itu dimanfaatkan Yaya untuk mencuri HP di etalase dengan cara mencungkil baut menggunakan obeng kecil. Setelah itu, Yaya mengambil 1 unit HP beserta headset bluetooth.

"Enggak lama kemudian, pemiliknya kembali ke depan dan menemui pelaku yang ternyata enggak langsung kabur. Dia masih berpura-pura menunggu HP-nya selesai dibenerin. Kemudian HP yang rusak dikembalikan dengan kondisi sudah dibenarkan," tuturnya.

Baca: Sandiaga Ingatkan Partai Gerindra Tidak Berpolitik di Car Free Day

Namun demikian, Wijaya mencurigai sesuatu lantaran posisi HP di etalase terlihat berantakan. Setelah menerima uang reparasi dari Yaya, sang pemilik kemudian berpura-pura untuk kembali mereparasi HP milik Yaya.

"Kata pemiliknya ada yang lupa dipasang. Pura-pura saja. Kemudian bukannya menerima HP, pemilikil malah megang tangan pelaku dan teriak maling," beber Nababan.

Yaya pun panik, namun ia tak bisa melepaskan diri lantaran Wijaya menggenggam kencang tangannya. Namun temannya yang menunggu di motor langsung melarikan diri. Ia pun diamankan ke Mapolsek Johar Baru untuk diperiksa.

"Jadi berhati-hatilah kepada pemilik toko HP. Kalau bisa jangan meninggalkan pengunjung sendirian di depan toko," imbau Nababan. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved