Pilpres 2019

Amien Rais, Prabowo, Rizieq Bertemu, Wasekjen PPP: Kesepakatan di Mekkah Tidak Otomatis Berhasil

Wasekjen PPP Achmad Baidowi menilai adanya upaya penggalangan kekuatan dalam pertemuan tiga tokoh di Mekkah, Arab Saudi.

Amien Rais, Prabowo, Rizieq Bertemu, Wasekjen PPP: Kesepakatan di Mekkah Tidak Otomatis Berhasil
ISTIMEWA
Amien Rais, Prabowo Subianto, dan Rizieq Shihab bertemu di Mekkah, Areab Saudi, Sabtu (2/6/2018). 

WASEKJEN Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menilai adanya upaya penggalangan kekuatan dalam pertemuan tiga tokoh di Mekkah, Arab Saudi.

Ketiga tokoh tersebut adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, yang menemui pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di kota itu.

Namun, Baidowi tidak yakin pertemuan itu menghasilkan keberhasilan penggalangan kekuatan politik menuju Pilpres 2019.

Baca: Amien Rais dan Prabowo Bertemu Rizieq Shihab, Wasekjen PPP: Semoga Pulangnya Membawa Keteduhan

Hal itu karena ia menilai bahwa keberhasilan dalam Pilpres nantinya tergantung pada sukses atau tidaknya 'kandidat' maupun para pendukungnya dalam upaya memenangkan hati rakyat.

"Lantas apakah upaya (penggalangan kekuatan) berhasil? Belum tentu, karena hal itu bergantung usaha politik memenangkan hati rakyat," ujar Baidowi, lewat keterangan tertulis, Minggu (3/6/2018).

Anggota Komisi II DPR itu pun menekankan bahwa di mana pun kesepakatan terkait kontestasi politik dilakukan, tidak menjamin keberhasilan, sekalipun dilakukan di Mekkah.

Baca: Agum Gumelar Minta Pegiat HAM Bela 250 Juta Rakyat Indonesia Ketimbang Teroris

"Namanya saja kontestasi politik, sekalipun kesepakatan dibikin di Mekkah, tidak otomatis membuatnya berhasil," ucap Baidowi.

Ia pun mencontohkan, banyak pasangan Indonesia yang melakukan akad nikah di kota suci Mekkah, namun hubungannya tidak berlanjut hingga maut memisahkan. Sehingga, kemungkinan apa pun bisa saja terjadi, meskipun kesepakatan dibuat di lokasi yang disakralkan.

"Toh banyak juga orang-orang kita akad nikah di Mekkah, (tapi) tidak menjamin langgeng karena akhirnya (bisa) bercerai," papar Baidowi. (Fitri Wulandari)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved