Memasang Alat Pemantau Jumlah Kendaraan Keluar Masuk ke Tempat Istirahat di Sisi Jalan Tol

PT Jasa Marga Tbk. melakukan berbagai persiapan di jalan tol guna memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik.

Memasang Alat Pemantau Jumlah Kendaraan Keluar Masuk ke Tempat Istirahat di Sisi Jalan Tol
kontan.co.id
Kendaraan operasional PT Jasa Marga. 

WARTA KOTA, PALMERAH---PT Jasa Marga Tbk. melakukan berbagai persiapan di jalan tol guna memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik.

Persiapan tersebut didukung oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2018 yang aman, nyaman dan lancar.

Baca: Jasa Marga Usul Diskon Tarif Tol 10 Persen Diberlakukan Selama Empat Hari, H-2 dan H+2

"Kementerian BUMN bersama Jasa Marga berupaya memastikan pelaksanaan arus mudik dan balik lebaran tahun ini bisa terlaksana dengan aman, nyaman, dan lancar," kata Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN, Ahmad Bambang, Kamis (31/5/2018).

Jasa Marga telah mempersiapkan sarana dan prasarana tempat istirahat di antaranya dengan menambah sejumlah fasilitas seperti toilet, tempat ibadah, dan stasiun pengisian bahan bakar minyak (BBM) portable.

Baca: Persiapan Arus Mudik, Besok Jasa Marga Mulai Perbaiki Ruas Tol Jakarta-Cikampek

Jasa Marga juga membuat sistem zoning atau manajemen lalu lintas di dalam tempat istirahat, yaitu dengan membuat jalur khusus antara kendaraan yang ingin mengisi BBM, menuju toilet, dan tempat makan agar tidak terjadi antrean.

Salah satu rest area yang cukup krusial dan kerap dikunjungi oleh para pemudik setiap tahunnya adalah tempat istirahat di km 207 ruas tol Palikanci.

Baca: Arus Mudik-Balik Lebaran 2018, Pengumuman Diskon Tarif Tol Akan Disampaikan Pekan Ini

Pada titik ini, Jasa Marga menerapkan strategi dengan membuat sistem zoning guna mengantisipasi penumpukan kendaraan.

"Selain menerapkan sistem zoning, kami juga mengoptimalisasi kapasitas parkir di rest area dengan tidak menambah area komersial di area parkir, hal tersebut tentu digunakan untuk mengurangi kepadatan di dalam rest area," kata Direktur Operasi II Jasa Marga, Subakti Syukur.

Untuk mengoptimalkan pantauan di dalam tempat istirahat, Jasa Marga telah menyiapkan sistem tempat istirahat monitoring yang mengatur lalu lintas, menghitung ketersediaan lahan parkir, dan sistem pengawasan.

Sistem itu mengandalkan teknologi sensor seperti CCTV vehicle counting dan CCTV surveillance yang dapat membaca jumlah banyak dan jenis kendaraan yang masuk dan keluar tempat istirahat.

Baca: Jasa Marga Bentuk Tim Khusus Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018

 Tahun ini, proyek jalan tol milik kelompok usaha Jasa Marga yang diberlakukan sebagai jalur fungsional terdapat sepanjang 185,34 km.

Proyek-proyek yang dijadikan jalur fungsional terdiri dari proyek jalan tol Batang-Semarang (75 kilometer), proyek jalan tol Semarang Solo ruas Salatiga-Kartasura (32,24 kilometer), proyek jalan tol Solo-Ngawi ruas Sragen-Ngawi (51 kilometer), proyek jalan tol Ngawi-Kertosono ruas Wilangan-Kertosono (37,51 kilometer), proyek jalan tol Pandaan-Malang ruas Pandaan-Lemahbang (5 kilometer), Sumber Wuni-Singosari (7,10 kilometer).

Kontan.co.id/Dina Mirayanti Hutauruk 

Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Jelang Mudik Lebaran, Layanan Rest Area dan Jalur Fungsional Dioptimalkan

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved