Berita Heboh

Inilah Sejarah THR di Indonesia, Pertama Kali Bayarannya Cuma 125 Perak Lho

Tapi, tahukah sejarah mengenai THR itu sendiri? Siapa pencetus atau yang pertama kali memberi inisiatif mungkin?

Inilah Sejarah THR di Indonesia, Pertama Kali Bayarannya Cuma 125 Perak Lho
boombastis.com
Soekiman Wirjosandjojo 

SETELAH puasa di bulan Ramadan terbitlah hari Lebaran.

Selain disebut sebagai hari kemenangan, yang paling ditunggu oleh orang-orang tentunya THR alias Tunjangan Hari Raya.

Pemberian THR bagi masyarakat tertentu sudah menjadi kultural tersendiri yang pastinya selalu ada menjelang Lebaran.

Pemerintah pun telah mengeluarkan ketentuan bahwa perusahaan wajib memberikan THR kepada buruh paling tidak satu minggu sebelum Lebaran.

Baca: Begal di Bekasi Tewas di Tangan Korbannya Berkat Jurus Joko Tole Naga Putih

Baca: Arus Mudik-Balik Lebaran 2018, Pengumuman Diskon Tarif Tol Akan Disampaikan Pekan Ini

Tapi, tahukah sejarah mengenai THR itu sendiri? Siapa pencetus atau yang pertama kali memberi inisiatif mungkin?

Nah, ternyata THR yang menjadi sumber kebahagiaan itu bukan muncul dengan sendirinya loh, tetapi atas usulan seorang tokoh pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.

Adalah Soekiman Wirjosandjojo, seorang politikus yang berasal dari partai Masyumi sekaligus Mendagri yang menelurkan ide tentang tunjangan kesejahteraan ini pada tahun 1952.

Tepat pada era Kabinet Soekiman Wirjosandjojo, THR ini awalnya hanya diberikan kepada para pamong pradja –sekarang dikenal dengan PNS.

Pemberian ini ditujukan sebagai usaha mengambil hati mereka agar mendukung kabinet yang sedang berjalan.

Selain untuk menarik hati para aparatur negara, THR ini diharapkan agar mereka merasa bahwa pemerintah sudah memberikan pelayanan terbaik daripada kabinet sebelumnya, yaitu Kabinet Moh Natsir.

Halaman
123
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved