Gojek Liga 1
Pelatih Persija Kesulitan Pilih Pemain untuk Hadapi Barito Putera
Tidak usah bicara banyak soal lawan. Pelatih (Jacksen) sudah dua tahun sama Barito. Dia sudah membuat tim lebih kuat dari tahun kemarin.
Penulis: Gisesya Ranggawari |
Persiapan Persija Jakarta telah mencapai tahap akhir untuk menantang tuan rumah Barito Putera pada partai pekan ke-11 Gojek Liga 1, Rabu (30/5/2018) malam, di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Pelatih Persija, Stefano Teco Cugurra mengaku bahwa dirinya kesulitan memilih 18 pemain yang akan diboyong ke Banjarmasin untuk melawan tim berjuluk Laskar Antasari itu.
“Semua pemain dalam kondisi siap. Agak kesulitan memang untuk memilih 18 pemain. Tapi saya harus melakukannya untuk dibawa ke Barito,” ujar Teco, Senin (28/5/2018).
Dia mengungkapkan kesulitannya itu pada latihan tertutup di Lapangan PSAU TNI AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Kesulitan Teco memilih pemain bukan tanpa alasan. Menurut dia, menghadapi Barito Putera, maka kekuatan Persija harus nyaris sempurna.
Baca: Persija Masih Negosisasi dengan PSIS untuk Melepas Ivan Carlos
Sedangkan kiper utama, Andritany Ardhiyasa, masih dalam penyembuhan cedera.
Persija sudah bertolak ke Banjarmasin melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (29/5/2018) pukul 12.30.
Sesampainya di Banjarmasin, tim berjuluk Macan Kemayoran itu akan menggelar percobaan lapangan di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.
Berbicara tentang kekuatan lawan, Teco memilih tidak berbicara banyak. Pelatih asal Brasil itu justru memuji juru taktik Barito, Jacksen F Tiago yang menjadi kompetitornya itu.
"Tidak usah bicara banyak soal lawan. Pelatih (Jacksen) sudah dua tahun sama Barito. Dia sudah membuat tim lebih kuat dari tahun kemarin. Tahun kemarin sudah bagus dan tahun ini pasti lebih bagus lagi,” ucapTeco.
Baca: Kontra Barito Putera, Persija Bawa Momentum Kemenangan atas Persipura
Jacksen F Tiago memang bukan sosok asing buat Teco. Keduanya sama-sama berasal dari Brasil dan sempat bekerja sama di Persebaya Surabaya pada tahun 2004.
Saat itu, Jacksen menjabat sebagai pelatih kepala, sedangkan Teco mengemban tugas menjadi pelatih fisik. Kombinasi duo Brasil itu membuahkan gelar Liga Indonesia untuk Persebaya pada tahun 2004.
“Barito saya pikir awal musim ini sangat bagus. Sangat kuat. Kami harus kerja keras,” katanya lagi.
Saat ini, Persija masih bercokol di peringkat ke-10 klasemen sementara Gojek Liga 1 2018 atas raihan 13 poin dari delapan partai yang dilakoni Macan Kemayoran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/stefano-teco-cugurra_20180529_140403.jpg)