Breaking News:

Penertiban

Buka Hingga Tengah Malam, Empat Warnet di Warakas Ditutup

Sebelumnya sudah diberikan surat imbauan supaya warnet beroperasi setelah salat tarawih pukul 20.30 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Petugas melakukan inspeksi mendadak (sidak) di warung internet (warnet) di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (28/5/2018) hingga Selasa (29/5/2018) dini hari. 

WARTA KOTA, TANJUNGPRIOK--- Sebanyak empat warung internet (warnet) di Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, ditutup, Senin (28/5/2018).

Penindakan tersebut dilakukan untuk menjawab keluhan warga yang merasa terganggu dengan keempat warnet yang beroperasi hingga dini hari.

Lurah Warakas Sri Suharti mengatakan, inspeksi mendadak (sidak) itu melibatkan 50 personel gabungan antara lain petugas kelurahan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan TNI/Polisi, Senin (28/5) malam hingga Selasa (29/5) dinihari.

“Dari 18 warnet yang disambangi, total ada empat warnet yang ditutup dalam operasi kali ini. Tindakan ini dilakukan karena aduan warga yang menyampaikan ada warnet yang beroperasi melebihi pukul 00.00 WIB,” katanya, Selasa (29/5/2018).

Baca: Sebanyak 7 Pelajar Bolos Sekolah di Warnet, Terjaring Razia Satpol PP Depok

Suharti mengatakan, pihaknya membubarkan para pengguna warnet yang sebagian besar anak-anak dan remaja untuk kembali ke rumahnya masing-masing.

Sementara pengelola warnet membuat pernyataan akan beroperasi sesuai peraturan yang berlaku.

“Petugas memberikan surat pernyataan yang bermaterai agar mengikuti aturan yang berlaku dan petugas mengambil sementara untuk proses pembinaan. Nantinya akan dikembalikan lagi setelah datang ke kelurahan,” ucapnya.

Menurut Suharti, sebelumnya pemerintah setempat telah melayangkan surat imbauan kepada pengusaha agar kegiatan warnet selama Bulan Ramadan tidak beroperasi hingga dini hari.

Baca: Selain Sisir Mal Cari Pelajar Bolos, Satpol PP Depok Juga Satroni Warnet

Alasannya, aturan tersebut untuk menjaga situasi kondusif selama bulan puasa.

“Sebelumnya sudah diberikan surat imbauan supaya warnet beroperasi setelah salat tarawih pukul 20.30 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Hal ini juga sekaligus menghormati warga yang melakukan ibadah,” katanya.

Selain melakukan pembinaan terhadap warnet, pihaknya juga melakukan monitoring kamtibmas dan mengantisipasi supaya tidak terjadi tawuran antar-warga di wilayah Kelurahan Warakas.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved