Sabtu, 2 Mei 2026

Peci Haji Putih Paling Laris Diserbu Pembeli Tanah Abang

MURSALIH, penjual peci di Pusat Perbelanjaan Tanah Abang mengatakan pembeli tak kunjung berhenti saat bulan Ramadan.

Tayang:
ANGGIE LIANDA PUTRI
Penjual peci dan baju koko di Blok B Lantai LG, Los B Tanah Abang 

MURSALIH, penjual peci di Pusat Perbelanjaan Tanah Abang mengatakan pembeli tak kunjung berhenti saat bulan Ramadan.

"Alhamdulillah dari awal bulan Ramadan banyak pembelinya, banyak yang cari atau pas lewat sengaja beli," ujar Mursalih di lokasi, Senin (28/5/2018).

Ia menjual berbagai jenis peci dan motif, harganyapun terjangkau mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 55.000 perbuahnya.

Kopiah haji berwarna putih yang paling banyak dibeli, sebab bentuknya yang lentur memudahkan pengguna untuk menyimpannya dan harganya paling murah Rp 15.000 pwrbuah.

"Ini paling banyak dibeli, soalnya simpel dan dipakai adem karena ada lubang-lubang udaranya, ada tiga warna putih, hitam sama coklat, tapi putih yang paling laris," katanya.

Ada juga peci hitam polos khas Indonesia, peci jenis ini sering digunakan Presiden RI pertama, IR. Soekarno sehingga sering disebut peci Bung Karno.

"Kalau ini sering disebut peci Bung Karno, bahannya bludru cuma bisa dilipat tapi enggak bisa ditekuk, harganya Rp 25.000," ucap Mursalih.

Peci model Bungkarno ada yang bermotif, namun harganya cukup mahal dibandrol Rp 55.000 perbuah, sebab motifnya adalah rajutan.

Selanjutnya adalah peci oman pakistan, model ini juga banyak peminatnya. Bentuknya seperti peci haji, namun dipenuhi motif dan warna.

"Biasanya kalau ini dipakai oleh remaja agar terlihat lebih keren, harganya Rp 45.000 ada macam-macam motif dan warnanya. Tinggal cocokin sama bajunya aja," katanya.

Mursalih berjualan di Blok B Lantai LG, Los B Tanah Abang. Selain peci ia juga menjual baju koko dan sarung.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved