Ujian Nasional

Nilai Ujian Nasional SMP Menurun, Anies Baswedan Bilang Begini

Nilai hasil ujian nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) menurun, terutama di DKI Jakarta.

Penulis: Yosia Margaretta | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
SEJUMLAH siswa tengah mengerjakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 tingkat SMP di SMPN 1 Jakarta, Senin (23/4/2018). 

NILAI hasil ujian nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) menurun, terutama di DKI Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, sebetulnya penilaian yang lebih baik untuk peserta didik adalah penilaian yang komprehensif atau lengkap.

"Saya dari dulu selalu mendorong assessment pendidikan yang komprehensif. Bahkan ketika saya jadi Kemendikbud, saya tidak lagi menggunakan UN sebagai syarat kelulusan, karena itu satu aspek dari penilaian pendidikan," tutur Anies Baswedan, Senin (28/5/2018).

Baca: Ali Mochtar Ngabalin Jabat Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ini Tugasnya

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan, ada aspek penting lainnya untuk mendorong proses belajar anak, yakni suasana belajar yang baik.

"Menurut saya yang penting adalah suasana belajar di sekolahnya baik, nanti kami akan dorong di Jakarta. Assessment-nya jauh lebih komprehensif, jangan hanya dengan satu angka," kata Anies.

"Bagi saya yang penting anak-anak belajarnya dengan senang, berkembang potensinya, dan Insyaallah mereka bisa hidup mandiri meraih cita-cita," sambungnya. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved