Empat Warung dan Kafe yang Digeruduk Warga Dibongkar Satpol PP Depok

Yayan mengatakan pembongkaran dilakukan karena keempat bangunan berdiri di jalur hijau di pinggir badan Jalan

Empat Warung dan Kafe yang Digeruduk Warga Dibongkar Satpol PP Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Satpol PP Depok membongkar paksa empat warung dan kafe di Jalan Raya Bogor, Tapos, yang digeruduk warga karena bising dan jual miras selama Ramadan, Minggu (27/5). 

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok telah membongkar paksa dua dari empat warung lapo tuak sekaligus kafe di Jalan Raya Bogor, Jatijajar, Depok, yang sempat digeruduk warga, Minggu (27/5/2018) dinihari.

Baca: Ratusan Warga Geruduk Warung dan Kafe di Depok, yang Tetap Beroperasi Selama Ramadan

Pembongkaran akhirnya kembali dilanjutkan Satpol PP Depok, Minggu pagi sekitar pukul 07.00, terhadap dua warung lainnya.

Satpol PP Depok membongkar paksa empat warung dan kafe di Jalan Raya Bogor, Tapos, yang digeruduk warga karena bising dan jual miras selama Ramadan, Minggu (27/5).
Satpol PP Depok membongkar paksa empat warung dan kafe di Jalan Raya Bogor, Tapos, yang digeruduk warga karena bising dan jual miras selama Ramadan, Minggu (27/5). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Sampai Minggu siang, empat warung yang digeruduk warga karena menjual miras dan menimbulkan kebisingan di bulan Ramadan, akhirnya sudah dibongkar seluruhnya.

Hal itu dikatakan Kasatpol PP Depok, Yayan Arianto kepada Warta Kota, Minggu (27/5/2018) siang.

"Sampai siang ini, empat warung yang meresahkan warga, sudah kami bongkar semuanya. Semalam dua warung kita bongkar, lalu dua warung lagi kita bongkar paginya hingga siang ini. Pukul 11.30, pembongkaran selesai," kata Yayan.

Satpol PP Depok membongkar paksa empat warung dan kafe di Jalan Raya Bogor, Tapos, yang digeruduk warga karena bising dan jual miras selama Ramadan, Minggu (27/5).
Satpol PP Depok membongkar paksa empat warung dan kafe di Jalan Raya Bogor, Tapos, yang digeruduk warga karena bising dan jual miras selama Ramadan, Minggu (27/5). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Yayan mengatakan pembongkaran dilakukan karena keempat bangunan berdiri di jalur hijau di pinggir badan Jalan Raya Bogor, Jatijajar, Tapos, Depok.

Dimana di lahan yang merupakan fasos fasum itu dilarang berdiri bangunan apapun. Sehingga bangunan dianggap liar dan melanggar ketentuan.

"Empat bangunan itu dijadikan warung sekaligus tempat hiburan malam," kata Yayan.

Satpol PP Depok membongkar paksa empat warung dan kafe di Jalan Raya Bogor, Tapos, yang digeruduk warga karena bising dan jual miras selama Ramadan, Minggu (27/5).
Satpol PP Depok membongkar paksa empat warung dan kafe di Jalan Raya Bogor, Tapos, yang digeruduk warga karena bising dan jual miras selama Ramadan, Minggu (27/5). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Yayan mengatakan empat bangunan atau warung yang dibongkar paksa adalah warung milik Hutabarat, milik Sibarani dan milil Umi Kalsum yang masing-masing dijadikan usaha lapo tuak, serta warung milik Serli yang dijadikan kafe dan warung remang-remang.

Keempat bangunan warung atau tempat usaha itu berdiri berjejer atau bersebelahan.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved