Warga di Muara Gembong, Sekeren-kerennya Jadi Buruh Pabrik di Kawasan Cikarang

Hendri Saluanudi (40) warga asli Kampung Bulak, mengatakan, hampir 90 persen warga di kampung ini berprofesi sebagai buruh tani.

Warga di Muara Gembong, Sekeren-kerennya Jadi Buruh Pabrik di Kawasan Cikarang
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Kampung Bulak Desa Pantai Harapan Jaya, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI---Hendri Saluanudi (40) warga asli Kampung Bulak, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, mengatakan, hampir 90 persen warga di kampung ini berprofesi sebagai buruh tani.

Selebihnya ada yang berprofesi sebagai kuli bangunan adapula yang bekerja di pabrik namun jumlahnya sangat sedikit.

"Di sini mayoritas bergantung pada profesi bertani. Sekeren-kerennya juga jadi buruh pabrik di kawasan Cikarang," kata Hendri kepada Warta Kota, Rabu (23/5/2018).

Baca: Warga Muara Gembong Terhimpit di Pesisir Bekasi

Hendri mengatakan, warga bertani bukan milik lahannya sendiri tetapi ada tuan tanahnya.

Warga hanya menggarap ladang yang nanti hasilnya juga dibagi kepada pemilik tanah.

"Warga sini kebanyakan garap tanah orang, ada yang memang enggak perlu dibagi hasil bertaninya, ada yang pemilik lahannya minta," katanya.

Hendri mengatakan, penghasilan dari buruh tani itu, jauh dari kata cukup.

Terlebih lagi kondisi hasil bertani sangat bergantung pada keberhasilan panen.

"Biasanya panen setahun dua kali, itu kalau lancar. Kalau lagi ada masalah seperti hama atau banjir rob, bisa gagal panen atau hasil panennya jelek," kata Hendri.

Baca: Pemkab Bekasi Cari Solusi Terhadap Atap SMAN 1 Muara Gembong Ambruk

Hendri menilai faktor utama lambannya taraf kehidupan masyarakat karena minimnya kepekaan akan pentingnya pendidikan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved