Disahkannya UU Anti Terorisme Diharapkan Bisa Mencegah Terulangnya Aksi Terorisme

Dengan adanya UU Terorisme yang baru, pemerintah diharapkan bisa lebih meningkatkan perlindungan terhadap warga negara dari ancaman terorisme.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Jajaran pimpinan DPR dan Menkumham Yasonna Laoly menyerahkan tanggapan pemerintah atas pengesahan RUU dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (25/5/2018). 

SEJUMLAH kalangan menilai, penegakan hukum kasus terorisme tidak boleh mengabaikan Hak Asasi Manusia (HAM) dengan melakukan tindakan pelanggaran HAM.

Wakil Ketua DPR RI, Dr Fadli Zon MSc menyatakan, sesudah melalui perdebatan alot, Revisi UU No 15/2003 tentang Terorisme akhirnya disahkan DPR, Jumat (25 Mei 2018).

Wakil Ketua DPR RI, yang membawahi bidang politik, hukum, dan keamanan memberikan sejumlah catatan atas pengesahan UU tersebut.

"Saya tentu saja mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam pembahasan revisi UU ini, baik Pansus dari DPR RI di bawah Ketua, Romo Moh Syafei maupun dari pihak pemerintah," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, Sabtu (26/5/2018).

Menurut Fadli Zon, publik bisa menilai sendiri, lamanya proses revisi UU Terorisme terjadi karena DPR tak ingin penegakan hukum terkait tindak terorisme mengabaikan hak-hak warga negara yang dilindungi konstitusi dan juga Undang-Undang.

Selain itu, kata dia, keterlambatan lebih banyak karena kurangnya koordinasi di pihak pemerintah sendiri termasuk pembagian kewenangan Polri-TNI. "

"Kita ingin memiliki sebuah UU yang bisa dijadikan pijakan komprehensif oleh pemerintah dalam memberantas terorisme, jadi bukan hanya untuk memberantas teroris," katanya.

Sejauh ini, kata Fadli Zon, rumusan UU ini telah berusaha menjangkau tujuan tersebut.

"Kedua, saya sangat berharap dengan adanya UU Terorisme yang baru ini, pemerintah bisa lebih meningkatkan perlindungan terhadap warga negara dari ancaman terorisme," katanya.

Menurut Fadli Zon, DPR tak pernah menunda-nunda pengesahan UU ini.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved