Ahli Nutrisi Ini Nilai Kondisi Fisik Pebulu Tangkis Indonesia Kurang Baik

Persoalan fisik tersebut akan jadi masalah karena jika hanya mengandalkan teknik tanpa stamina dan ketahanan yang baik.

Ahli Nutrisi Ini Nilai Kondisi Fisik Pebulu Tangkis Indonesia Kurang Baik
PBSI
Jonatan Christie 

AHLI nutrisi olahraga (sport nutritionist) Emilia Achmadi sepakat bahwa kondisi fisik menjadi kendala bagi tim Indonesia di kejuaraan bulutangkis beregu Piala Thomas, sehingga mereka gagal melaju ke partai final setelah ditaklukkan China dengan skor akhir 1-3.

"Kalau dilihat secara teknis dalam pertandingan kemarin, seharusnya pemain Indonesia yang sudah luar biasa, bisa menang atas China, namun nampak pemain kita tidak bisa bertahan lama di lapangan dan jika terjadi rubber game, seperti sudah kartu mati bagi kita," kata Emilia dikutip dari Antaranews.

Menurut ahli nutrisi yang "menangani" atlet-atlet profesional Indonesia secara pribadi seperti Christopher Rungkat (tenis) dan Siman Sudartawa (renang) ini, persoalan fisik tersebut akan jadi masalah karena jika hanya mengandalkan teknik tanpa stamina dan ketahanan yang baik tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

"Itu memang faktor pendukung, tapi faktor pendukung yang sangat penting. Karena jika tidak ada stamina dan endurance, akhirnya akurasi, fleksibilitas dan refleks juga berkurang," ujarnya.

Baca: Rezaldi Hehanusa Pernah Hampir Dilepas Persija Jakarta

Memang saat ini Indonesia telah menerapkan "sport science", terlebih tim Indonesia secara usia diisi skuat muda yang bisa dikatakan memiliki stamina lebih prima meski di dalam tim ada nama pemain senior Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan, namun menurut Emilia penerapan "sport science" itu masih belum maksimal.

"Walau katanya sudah dilakukan, tapi saya lihat itu dilakukan dengan tidak sesuai kebutuhannya dan tidak mengikuti prosesnya secara maksimal jadi segalanya terkesan harus cepat dan serba instan," kata Emilia.

Perubahan yang harus dilakukan pun, tambah dia, cukup banyak mata rantainya mulai dari penanganan pemain junior yang dipersiapkan dengan maksimal dan sistematis, faktor pelatih hingg penerapan gizi atlet secara serius.

Editor: Dewi Pratiwi
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved