Hampir 400 Ribu Benih Lobster Akan Diselundupkan ke Luar Negeri

"Uangnya besar, kejahatan ini mirip-mirip narkoba," tutur Susi Pudjiastuti

WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
penyelundupan bayi lobster 

KEMENTERIAN  Kelautan dan Perikanan bersama kepolisian mengamankan 389.591 benih lobster yang hendak diselundupkan untuk dijual ke luar negeri, baru-baru ini.

Temuan benih lobster tersebut didapati di dua tempat, yaitu rest area tol Jagorawi daerah Gunung Putri, Bogor, serta di salah satu gudang penampungan di Serang, Banten.

"Memang sekarang itu musimnya bibit. Mestinya, nelayan-nelayan itu panen lobster bulan September-Oktober. Tapi, kalau bibitnya diambil seperti ini, nelayannya tidak panen," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat buka puasa bersama wartawan di rumah dinasnya, Jakarta Selatan, Rabu (23/5/2018) malam.

Ratusan ribu ekor benih lobster tersebut diduga dikumpulkan oleh sejumlah pengepul dengan mengupah nelayan atau anak-anak muda untuk menghimpun benih di perairan Indonesia.

Baca: Bagasi Penumpang Dicuri di Ban Berjalan Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II Minta Maaf

Baca: Antisipasi Letusan Merapi, PMI Klaten Siapkan Relawan, Ambulans, dan 12.000 Masker

Benih lobster bisa dihargai Rp 130.000 sampai Rp 150.000 per ekor saat dijual ke pengepul di luar negeri.

Ketika benih lobsternya dibesarkan hingga jadi lobster yang siap panen, harga per ekornya bisa melonjak hingga Rp 700.000 sampai Rp 1 juta.

Dengan begitu, nilai yang bisa diselamatkan dari kasus ini lebih dari Rp 40 miliar.

"Uangnya besar, kejahatan ini mirip-mirip narkoba," tutur Susi.

Baca: Bayi Lobster Senilai Rp 14 Miliar Gagal Diselundupkan ke Singapura

Petugas Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang menggagalkan penyelundupan bayi lobster di Terminal 2, Rabu (2/5/2018) malam.
Petugas Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang menggagalkan penyelundupan bayi lobster di Terminal 2, Rabu (2/5/2018) malam. (WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA)

Dari kasus ini, polisi turut mengamankan empat orang tersangka untuk diperiksa lebih lanjut.

Sementara benih lobster yang jadi barang bukti akan dilepaskan untuk dikembalikan ke alam.

Susi menuturkan, penyelundupan benih lobster telah berlangsung sejak tahun 2000-an.

Dampak dari penyelundupan tersebut adalah mengurangi jumlah panen lobster di Indonesia, dari yang biasanya bisa 1 sampai 2 ton saat sedang musimnya, kini hanya puluhan hingga ratusan kilogram. Bahkan, untuk mencapai 100 kilogram saja sulit tercapai.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KKP Amankan 389.000 Benih Lobster yang akan Diselundupkan ke Luar Negeri",

Penulis : Andri Donnal Putera

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved