ABG yang Ancam Tembak Jokowi Anak Dokter yang Praktik di Kembangan

RUMAH ABG yang viral melalui rekaman video berisi ancaman akan menembak dan menghina Presiden Jokowi, terlihat sepi, Kamis (24/5/2018) siang.

ABG yang Ancam Tembak Jokowi Anak Dokter yang Praktik di Kembangan
Warta Kota/Andika Panduwinata
Rumah keluarga dr A Heri di Perumahan Puri Kencana, di Jalan Kencana Utama Blok K2 no 2, RT 02, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat 

RUMAH ABG yang viral melalui rekaman video berisi ancaman akan menembak dan menghina Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), S (16), di Perumahan Puri Kencana, di Jalan Kencana Utama Blok K2 no 2, RT 2, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, terlihat sepi, Kamis (24/5/2018) siang.

ABG yang dibekuk polisi pada Rabu (23/5/2018) malam itu, saat ini hanya dihunikan para pekerja rumah tangga (PRT).

Terpantau di garasi rumah S, mobil Fortuner hitam B 105 WOW, terparkir.

Lalu ada mobil Toyota Vellfire B 100 WOW tengah parkir tepat di depan pagar hitam rumah dihuni oleh ABG dan orangtuanya.

Diketahui, ayah ABG itu seorang dokter umum dan membuka praktik di rumah.

Baca: Viral ABG Ancam Tembak Jokowi Tak Sekolah di SMA IPEKA dan SMA Tunas Muda

Terlihat plang putih di depan rumah itu tertulis Dr A Hary SC.

Saat Warta Kota menanyakan seorang pria di sebelah rumah ABG tersebut, membenarkan di rumah bercat putih tersebut merupakan rumah orangtua S.

Baca: Polisi Jemput Remaja yang Ancam Tembak Jokowi dari Rumahnya di Kembangan

Saat itu, pria tersebut coba memanggil para penghuni rumah di ABG itu, dengan menekan sebuah bel dekat tembok pagar tersebut.

"Cari Royson Jordany (S), iya benar ini sebelah rumahnya. Sebentar ya," ujar seorang pria yang kulit wajahnya sudah keriput.

Tak lama, seorang wanita yang mengenakan daster merah muda dan mengaku PRT di kediaman ABG itu, sedikit bingung dan takut menjawab berbagai pertanyaan awak media di depan pagar.

"Yah, emang benar pak rumahnya ini. Dia (S) di sini tinggalnya. Sebentar dulu ya pak ya, aduh," ujar wanita berambut keriting ikat tersebut.

Baca: Polda Metro Jaya Menahan Pria Hina Presiden Joko Widodo

Tidak lama kemudian, muncul lagi wanita yang turut mengaku sebagai PRT di rumah itu.

Asti, sapaannya, membenarkan S tinggal di rumah tersebut.

Namun, sontak ia mengatakan tidak mengetahui sedikit pun perihal penangkapan S semalam, oleh pihak kepolisian.

"Aduh gimana ya Pak, saya tidak tahu apa-apa pak soal penangkapan. Enggak ngerti. Enggak mau ngomong sembarangan. Memang benar si ini rumahnya dia (S). Bapaknya ya, memang dokter di sini. Duh.. Aduh.. Maaf ya pak ya. Hal itu (S ditangkap polisi) enggak tahu saya. Soal rumah ini, yang huni memang cuma ada para pekerja saja. Pekerja banyak di sini," katanya yang kemudian kembali masuk ke rumah itu. (BAS)

Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved