Aksi Terorisme

Revisi Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Disahkan Jumat Lusa

Bamsoet mengungkapkan, saat ini tidak ada lagi perdebatan-perdebatan terhadap frasa yang krusial.

Revisi Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Disahkan Jumat Lusa
istimewa
Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam acara Orientasi Fungsionaris Partai Golkar, di Jakarta, Sabtu (7/4/2018). 

KETUA DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menargetkan revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, akan disahkan pada sidang paripurna Jumat (25/5/2018) lusa.

"Terkait UU Terorisme (RUU Antiterorisme) satu dua hari ini masih dalam pembahasan. Kita lihat dinamikanya. Tapi kita menargetkan atau kita berkeinginan kuat di DPR itu bahwa UU Antiterorisme itu bisa ketok palu di sidang paripurna Hari Jumat," tutur Bamsoet saat ditemui di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018).

Bamsoet mengungkapkan, saat ini tidak ada lagi perdebatan-perdebatan terhadap frasa yang krusial. RUU itu, terang Bamsoet, hanya tinggal menyamakan persepsi antara pemerintah dan DPR, serta di antara fraksi-fraksi di DPR.

"Karena kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk mencegah tidak terjadi korban akibat terorisme. Kita memiliki kewajiban mendorong DPR dan pemerintah untuk menuntaskan UU ini secepatnya," papar Bamsoet. (Fransiskus Adhiyuda)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved