Koran Warta Kota

Bus Lebaran Laik Jalan Berstiker

Persiapan angkutan Lebaran sudah mulai dilakukan. Di Terminal Kalideres, dilakukan pra-ramcheck kendaraan sejak 15 Mei yang lalu.

Bus Lebaran Laik Jalan Berstiker
Warta Kota

"Setelah ini kan nanti masuk angkutan Lebaran pada tanggal 7 Juni 2018 atau H-8 hingga H+8 Lebaran (pemeriksaan) bakalan dilakukan rutin 24 jam. Petugasnya rutin standby bertugas 24 jam dari Kementerian Perhubungan, BPTJ, dan pengujian kendaraan bermotor Kedaung Angke," jelasnya.

Revi juga menjelaskan, kegiatan pra-ramcheck bertujuan memastikan kendaraan angkutan Lebaran yang ada di Terminal Bus Antar Kota Kalideres, bisa mengangkut penumpang dalam kondisi laik jalan.

"Jadi gunanya untuk memastikan kendaraan di Terminal Kalideres yang diberangkatkan sudah dalam kondisi layak jalan. Maka itu komponen-komponen yang di sistem faktor keselamatan diperiksa, seperti pada sistem rem, sistem kemudi, sistem lampu, itu semua diperiksa. Juga surat-surat kendaraan, termasuk administrasi seperti KIR, STNK, serta izin trayek juga," terang Revi.

Bus cadangan

Mengenai antisipasi terhadap lonjakan pemudik kelak mendekati Lebaran, Terminal Kalideres juga menyiapkannya.

"Masalah lonjakan penumpang di terminal kita siapkan ruang tunggu tambahan, yakni posko pengamanan terpadu yang dijaga pihak polisi, TNI, serta anggota pramuka, posko kesehatan test urine pengemudi yang bekerja sama dengan BNNP. Juga ada dinas kesehatan DKI, Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) dan bahkan puskesmas kecamatan setempat. Semua standby 24 jam mulai H-8 Lebaran," jelas Revi.

"Ada lagi posko kesehatan umum buat penumpang, petugas, serta sopir. Nanti itu ada juga ruang istirahat untuk pengemudi kita siapkan. Jadi sopir-sopir bisa istrahat di sana," tambahnya.

Tak hanya itu, menyambut lonjakan penumpang juga telah dikeluarkan imbauan untuk seluruh PO bus di Terminal Kalideres agar bisa mempersiapkan bus cadangan atau bus bantuan.

"Kemudian bus cadangan itu atau bus bantuan didatangkan, namun tetap diuji kelayakan jalannya. Kalau lulus, bisa berangkat dan nanti diberikan izin insidental, atau satu kali perjalanan (pergi-pulang)," jelasnya.

Biasanya, peningkatan penumpang saat lonjakan menjelang Lebaran bisa membuat angkutan yang dikerahkan melonjak 100 persen.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved