Breaking News:

Stok Bank Darah DKI Jakarta Tercukupi Hingga Lebaran

Peresmian laboratoriun diharapkan bisa memfasilitasi PMI untuk mengelola bank darah agar kualitas darah bisa tetap terjaga dengan baik.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ali Reza, menerima Sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan POM kepada Unit Transfusi Darah PMI Provinsi DKI Jakarta, Selasa (22/5). 

KEPALA Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Koesmedi Priharto meresmikan Laboratorium Pengolahan Darah Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta di Gedung PMI, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Koesmedi menyatakan peresmian laboratoriun diharapkan bisa memfasilitasi PMI untuk mengelola bank darah agar kualitas darah bisa tetap terjaga dengan baik.

"Kami sendiri dari Pemda DKI tidak punya keahlian untuk bisa mengolah darah itu dengan baik. Makanya kita serahkan kepada PMI yang memang sudah secara profesional mereka mengurus kebutuhan-kebutuhan dari masyarakat," ucap Koesmedi di lokasi, Selasa (22/5).

Pihaknya juga membantu memberikan subsidi kepada PMI terkait pemberian obat-obatan untuk antivirus dan bakteri serta beberapa subsidi yang lainnya.

"Itu sudah berjalan bertahun-tahun, karena memang tadi kebutuhan kita untuk darah kita serahkan kepada PMI.
Tadi saya sampaikan, kedepan kita mulai reorganisasi memperbaiki kinerja PMI, karena PMI mempunyai unit pengelolaan darah, tetapi dia juga punya markas besar yang bergerak dalam bidang kebencanaan kemudian sosial dan sebagainya," tuturnya.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ali Reza mengapresiasi bantuan subsidi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta guna memperlancar stok bank darah khususnya bagi wilayah DKI Jakarta.

Bersamaan dengan itu, Reza menyampaikan stok ketersediaan darah di PMI DKI Jakarta mencukupi untuk memenuhi permintaan sejumlah rumah sakit yang memerlukan darah.

"Stok darah PMI aman, sampai saat ini bisa kita penuhi permintaan rumah sakit. Biasanya setelah lebaran yang dimana tahun lalu, antisipasi setelah lebaran teratasi oleh kita dan dapat dipenuhi.
mudah-mudahan setelah abis lebaran ini pun juga sudah bisa dipenuhi semuanya," kata Reza.

Acara tersebut juga diadakan dalam rangka pemberian Sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan POM kepada Unit Transfusi Darah PMI Provinsi DKI Jakarta. Sertifikat tersebut secara resmi diserahkan kepada UTD PMI DKI Jakarta tersebut pada hari ini, yang telah diperoleh sejak Desember 2017.

“Unit Transfusi Darah PMI Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2009 telah mendapat ISO 9001 : 2008, dan akan menyusul ISO 9001 : 2015, karena dari awal kami sudah memikirkan mutu dan keamanan darah,” ujar Reza. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved