Angkutan Lebaran 2018

Angkutan Lebaran yang Laik Jalan Bakal Ditempeli Stiker Barcode

Nantinya kalau kendaraan itu dinyatakan lulus kita berikan stiker. Stiker dikeluarkan oleh pihak Kemenhub RI.

Angkutan Lebaran yang Laik Jalan Bakal Ditempeli Stiker Barcode
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Angkutan Lebaran yang sudah lulus uji akan diberi stiker ber-barcode di Terminal Antar Kota Kalideres, Jakarta Barat. 

WARTA KOTA, KALIDERES---Angkutan Lebaran yang telah lulus uji kelaikan jalan akan ditempel stiker ber-barcode.

Rencana tersebut diungkapkan oleh Kepala Terminal Bus Antar Kota Kalideres, Revi Zulkarnain, Selasa (22/5/2018).

"Nantinya kalau kendaraan itu dinyatakan lulus kita berikan stiker. Stiker dikeluarkan oleh pihak Kemenhub RI," tutur Revi Zulkarnain di Terminal Kalideres, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (22/5/2018).

"Stiker ada barcode-nya dan juga ditempelkan ke kendaraan telah layak uji," ucapnya lagi.

Menurut Revi, barcode pada stiker di angkutan Lebaran itu akan terbuka di aplikasi milik Kemenhub RI.

"Nanti akan diinput diaplikasi dan keluar barcodenya. Malah stiker tak dapat dipalsukan," katanya.

Baca: 75 Angkutan dari 97 Angkutan Lebaran Tidak Laik Jalan di Terminal Kalideres

Saat ini, dia dan jajarannya ini tengah melaksanakan pra-ramcheck kendaraan angkutan Lebaran di area Terminal Antar Kota Kalideres.

Menurut dia, dari 97 kendaraan yang melakukan uji kelayakan, hanya 22 angkutan yang lulus uji.

"Saat ini kita mulai ramcheck dari tanggal 15 Mei 2018 dan sudah diperiksakan itu ialah 97 kendaraan hingga hari ini. Jadi sudah lulus 22 kendaraan saja," katanya.

"Yang tidak lulus, kebanyakan karena tidak lengkap perlengkapannya. Seperti segitiga pengaman, palu pemecah kaca, kotak obat, itu juga sudah dikasih surat peringatan," ujar Revi.

Baca: Ada 48 Ribu Bus Uji Kelaikan Jelang Lebaran

Dia menambahkan, bus-bus yang kurang perlengkapannya harus melengkapinya.

"Masih ada waktu sampai H-8 lebaran. Alhasil masih ada kesempatan kepada pihak PO bus agar melengkapinya segera," katanya.

"Lalu, bila ditanya soal pelanggaran berat, bus itu akan langsung kami kandangkan. Namun diupayakan perihal pelanggaran berat jangan sampai terjadi," ujar Revi.

"Saat dilaksanakan ramcheck, kita upayakan pra-angkutan Lebaran dan atau PO-PO (Perusahaan Otobus--Red) bus sudah melengkapinya ya. Sampai kini hasilnya rata-rata bagus. Hanya di alat kelengkapan kendaraan saja yang kurang," ucap Revi Zulkarnain.

Penulis:
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved