Rumah Masa Kecil Pramoedya Ananta Toer Bakal Dijadikan Destinasi Wisata Sastra

Menurut Kunto Aji, sudah dilakukan pengukuran di beberapa titik kawasan rumah masa kecil Pram.

Rumah Masa Kecil Pramoedya Ananta Toer Bakal Dijadikan Destinasi Wisata Sastra
Tribun Jateng/Humas Pemkab Blora
Rumah masa kecil Pramoedya Ananta Toer di Jalan Sumbawa Nomor 40 Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora, Jawa Tengah. 

CITA-cita Pemerintah Kabupaten Blora menjadikan rumah masa kecil sastrawan dunia Pramoedya Ananta Toer (Pram) sebagai daya tarik wisata sastra, mendapatkan dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Setelah bulan lalu Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) melakukan kerja bakti penataan lingkungan dan mengadakan sarasehan Blora Menuju Kota Sastra di halaman rumah Pram, kini giliran Direktorat Kebudayaan Kemendikbud yang mendatangi rumah sederhana di Jalan Sumbawa Nomor 40 Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora itu.

Kamis (17/5/2018) pekan lalu, tim dari Ditjen Kebudayaan Kemendikbud melakukan kunjungan ke rumah Pram didampingi Kepala Dinporabudpar Blora Kunto Aji dan Kepala Bidang Kebudayaan Wahyu Tri Mulyani AP untuk berdialog, survei, dan merencanakan revitalisasi rumah masa kecil Pram.

Baca: Anies Baswedan Ingin Cari Alternatif Selain Meliburkan Pelajar Saat Asian Games 2018

“Kemarin yang datang Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman dari Ditjen Kebudayaan, Kemendikbud Pak Dr Harry Widianto dan beberapa tim pendamping. Beliau dan rombongan merencanakan perbaikan atau revitalisasi rumah Pram agar bisa dijadikan daya tarik wisata sastra,” tutur Kunto Aji, kemarin.

Dalam survei yang dilaksanakan selama tiga hari sejak Kamis (17/5/2018) itu, menurut Kunto Aji, sudah dilakukan pengukuran di beberapa titik kawasan rumah masa kecil Pram.

“Hanya, bagaimana bentuk perencanaannya, kami belum tahu. Sebab itu dilakukan oleh tim pusat. Yang jelas revitalisasi rumah masa kecil Pram dimulai Bulan Agustus 2018,” ungkapnya.

Rumah masa kecil Pramoedya Ananta Toer di Jalan Sumbawa Nomor 40 Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora, Jawa Tengah.
Rumah masa kecil Pramoedya Ananta Toer di Jalan Sumbawa Nomor 40 Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora, Jawa Tengah. (Tribun Jateng/Humas Pemkab Blora)

Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada tim dari Ditjen Kebudayaan Kemendikbud yang telah memberi perhatian dan menindaklanjuti revitalisasi rumah masa kecil Pram.

“Tentu saja kami mengucapkan terima kasih. Harapannya, setelah direvitalisasi, akan menjadi daya tarik bagi warga Kabupaten Blora, Indonesia, bahkan mancanegara yang ingin mengetahui serta ingin nostalagia dengan karya sastra dan rumah masa kecil Pram,” tuturnya.

Masih menurut Kunto Aji, direncanakan pula pengembangan perpustakaan dan informasi tentang karya dan biografi Pramoedya.

Baca: Apple Bakal Bangun Tiga Pusat Riset dan Pengembangan di Indonesia, Salah Satunya di BSD Tangerang

Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Wahyu Tri Mulyani AP menambahkan, kedatangan Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman ke rumah masa kecil Pram juga didampingi Kepala BPCB Jawa Tengah, perwakilan lembaga terkait dari Provinsi Jawa Tengah, staf khusus dari Ditjen Kebudayaan Kemendikbud, tim dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Blora, dan tokoh budaya Blora.

“Sempat diusulkan pembangunan joglo untuk kegiatan temu sastra dan olah karya sastra. Sebab, anak-anak di Blora sudah ada yang punya bakat menjadi sastrawan,” paparnya.

Rumah masa kecil Pram, kata dia, belum ditetapkan menjadi cagar budaya dan sedang dilakukan pendataan hingga pengkajian. Meski demikian, dalam revitalisasi nanti diusulkan agar bagian dan bentuk asli tidak dipugar. (Tribunjateng/Humas Pemkab Blora)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved