Lengkapi Berkas, Pemkot Bekasi Berharap DKI Segera Cairkan Dana Kompensasi Bau Warga Bantargebang

TPST Bantargebang merupakan lokasi pembuangan sampah akhir milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Lengkapi Berkas, Pemkot Bekasi Berharap DKI Segera Cairkan Dana Kompensasi Bau Warga Bantargebang
Warta Kota/Muhamad Azzam
Warga di sekitar TPST Bantargebang akan menutup area itu jika uang kompensasi bau sampah dari Pemprov DKI tidak dibayar. 

KETERLAMBATAN pencairan dana kompensasi bau warga Bantargebang, disebabkan persyaratan berkas yang belum dipenuhi Pemerintah Kota Bekasi kepada Pemerintah Provinsi DKI.

Untuk itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah memastikan, pihaknya telah menyerahkan berkas Rancangan Anggaran Biaya (RAB) untuk dana kompensasi bau warga sekitar Tempat Pengelolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

"Kelengkapan persayaratan yang diperlukan sudah kita kirim. Saya pikir hari ini mudah-mudahan dapat kabar," kata Ruddy, Senin (21/5/2018).

Baca: Bandara Kertajati Siap Layani Penerbangan Haji dan Arus Mudik Lebaran Tahun Ini

Ruddy menuturkan, alasan keterlambatan pengajuan berkas karena adanya persyaratan pelengkap yang harus dipenuhi, seperti latar belakang dirinya sebagai Pj Wali Kota Bekasi.

"Saat itu kami pikir persyaratan sudah lengkap, tetapi ternyata kemarin ada dokumen tertentu yang belum dilengkapi, kemarin yang belum lengkap yakni soal pakta integritas surat pernyataan saya, Mudah-mudahan sudah lengkap semua. Kita maksimalkan, apalagi untuk rakyat dan untuk persiapan mereka Lebaran," papar Ruddy.

Bahkan, agar dana kompensasi bau cepat cair, Ruddy mengutus Asisten Daerah (Asda) dan Badan Aset dan Keuangan Daerah, untuk memastikan apalagi syarat yang harus dilengkapi ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Baca: Saat Warga Jakarta Terlelap, Road Sweeper Bersihkan Jalan Protokol Ibu Kota Setiap Malam

"Jadi mereka komunikasi terus apa-apa saja yang harus dilengkapi. Semoga cepat selesai dan hak warga Bantargebang segera didapatkan," harapnya.

Dana kompensasi bau untuk warga sekitar TPST Bantargebang belum juga cair. Padahal, dana sebesar Rp 600 ribu yang seharusnya dapat dinikmati warga tiga bulan sekali itu, cair pada April lalu, namun hingga akhir Mei tidak kunjung cair.

TPST Bantargebang merupakan lokasi pembuangan sampah akhir milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang lokasinya berada di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Baca: Baliho Sam Aliano Calon Presiden 2019 Muncul, Ini Komentar Sandiaga Uno

Dalam sehari, sebanyak 7.000 ton sampah dari DKI diangkut ke tempat pembuangan sampah akhir seluas 110 hektare itu.

Ada sekitar 18 ribu warga yang bermukim di sekitar TPST Bantargebang, yang dibagi dalam tiga kelurahan, yakni Ciketing Udik, Cikiwul, dan Sumurbatu. Semua warga di tiga kelurahan tersebut memiliki hak uang kompensasi bau dari Pemprov DKI Jakarta. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved