Gadis 15 Tahun Lompat dari Lantai 33 Apartemen Taman Rasuna
Sekitar jam 23.30 WIB mereka menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telentang di taman belakang Tower I.
Penulis: Feryanto Hadi |
Seorang gadis remaja, AL (15) ditemukan tewas mengenaskan di taman komplek Apartemen Taman Rasuna, Setia Budi, Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2018) malam.
Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Purwanta mengatakan, kejadian bermula ketika ibu AL, Angela Hindriati tak melihat anaknya di dalam kamar 33A apartemen tower I.
Saat itu, Angela baru pulang salat tarawih. Dia melihat pintu menuju balkon terbuka.
"Ibu korban kemudian melaporkan ke pos keamanan perihal anaknya yang hilang tersebut," kata Kompol Purwanta, Senin (21/5/2018).
Baca: TKI Tewas Lompat dari Gedung Pabrik Tempat Kerja, Diduga Dipresi dan Buat Surat Wasiat Begini
Seorang petugas keamanan yang menjadi saksi, Vomi Hendri, mengatakan, usai menerima laporan dari keluarga korban, dia mengecek seluruh rekaman CCTV.
Akan tetapi, Vomi Hendri tidak melihat keberadaan AL.
"Security dan ibu korban kemudian melakukan penyisiran. Setelah para saksi menyisir sekitaran Tower I," ucap Purwanta.
"Sekitar jam 23.30 WIB mereka menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telentang di taman belakang Tower I," ucapnya lagi.
Baca: VIDEO: Bule Australia Mau Terjun Bunuh Diri di Bandara Ngurah Rai
Melihat kejadian tersebut, para saksi langsung melaporkan ke Polsek Metro Setiabudi.
Selanjutnya, keesokan harinya, Senin (21/5/2018), Kompol Bambang Handoko mendatangi lokasi kejadian bersama tim identifikasi Polres Jaksel serta Pamenwas Polres Jaksel pimpinan Kompol Alam Nur.
AL mengalami luka serius. Kedua tangan dan kaki patah. Sejumlah bagian tubuh lainnya juga terluka.
"Setelah melalukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara--Red), kemudian pada jam 01.35 WIB jenazah korban dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum et revertum," ucap Kompol Purwanta.
Baca: Dua Pria Lompat Bunuh Diri, Ini Cerita Mistis Warga Apartemen Pluit
Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Dugaan sementara, gadis itu mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 33 apartemen itu.
Kapolsek Setiabudi AKBP Irwa Zaini Adib mengatakan, korban diduga depresi lantaran tidak bisa menguasai pelajaran Bahasa Mandarin.
"Informasi sementara keluhan ke ibunya karena tidak kuasai pelajaran yang tadi pagi ujian Bahasa Mandarin. Tapi kami akan dalami lagi," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171016-ilustrasi-terjun-bebas-1_20171016_222312.jpg)