Bom Sarinah

Aman Abdurrahman Bosan Dengar Tuntutan Jaksa

Berdasarkan pantauan Tribunnews, Aman Abdurrahman menopangkan wajahnya menggunakan telapak tangan saat mendengar tuntutan JPU.

Aman Abdurrahman Bosan Dengar Tuntutan Jaksa
TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA
Aman Abdurrahman mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/5/2018). 

TERDAKWA otak bom Thamrin Aman Abdurrahman menopangkan wajahnya menggunakan telapak tangan, saat mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/5/2018).

Berdasarkan pantauan Tribunnews, Aman Abdurrahman menopangkan wajahnya menggunakan telapak tangan saat mendengar tuntutan JPU.

Aman yang mengenakan baju koko panjang berwarna abu-abu serta peci warna senada, terus menopangkan wajahnya menggunakan telapak tangan sebelah kanan.

Baca: Pengamanan Sidang Tuntutan Aman Abdurrahman Super Ketat, Polisi, TNI, dan Intel Berseliweran

Sesekali, dia terlihat melirik ke arah JPU yang terus membacakan sejumlah rentetan peristiwa, serta keterlibatan Aman Abdurrahman dalam sejumlah aksi teror.

Hampir sekitar satu menit Aman trus menopangkan wajahnya di tangan sebelah kanan. Tak lama berselang, dia mengubah posisinya dengan cara menopangkan wajahnya ke tangan sebelah kiri.

Seakan memberi isyarat bahwa dirinya dalam kondisi bosan, Aman terus menopangkan wajahnya memakai tangan kirinya cukup lama.

Baca: Dita Anggraeni Mengaku Bukan Anak Pop

Tatapannya tajam sambil terus mengarah ke arah JPU yang membacakan sejumlah berkas hasil penyidikan terkait dirinya. Aman kurang lebih melakukan hal tersebut selama tiga menit.

Dia juga sempat melirik ke arah sekitar ruang persidangan yang dipenuhi oleh awak media yang meliput. Hingga pukul 10.20 WIB, JPU masih membacakan sejumlah bukti serta tuntutan yang akan dijatuhkan kepada Aman.

Aman yang diduga merupakan pimpinan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu, didakwa menjadi perancang empat aksi bom lainnya. Aman diyakini sebagai pimpinan JAD oleh pengamat dan kepolisian.

Hal itu terbukti ketika insiden di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok beberapa waktu silam, Aman adalah sosok yang diharapkan kedatangannya oleh narapidana teroris. Sehari setelah insiden pecah, tersebar rekaman suara dari pria yang memiliki nama lain Oman Rochman itu, dan meminta agar para napi tetap tenang. (Fransiskus Adhiyuda)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved