Rabu, 22 April 2026

Perkenalkan Michel Ayoub Relawan Membangunkan Sahur dengan Suaranya sambil Menenteng Drum

Sudah lama memang ini tidak dilakukan, tapi sejak Tuhan memberikan aku suara yang bagus, aku mengambil alih kebiasaan ini.

YouTube
Michel Ayoub sukarela membangunkan sahur warga Muslim meski dia menganut Katolik. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Seorang pria dengan drum membangunkan warga untuk sahur di Palestina.

Dalam sebuah video yang diunggah di YouTube, pria ini sebenarnya merupakan penganut Katolik.

Dia melakukan kegiatan untuk membangunkan saudaranya dalam melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Di tengah penindasan dan kekejaman Israel, warga Palestina bersatu, misalnya seperti dilakukan Michel Ayoub ini.

Dia melantunkan kalimat-kalimat dalam bahasa Arab untuk membangunkan umat Muslim yang tidur agar tidak terlambat sahur.

"Sudah cukup tidurnya, cukup. Ayo bangun wahai kalian yang tertidur, ayo segera menunaikan ibadah kepada Allah," katanya.

Momen yang menyentuh ini dilakukan secara rutin di setiap Ramadan oleh Michel Ayoub, bahkan banyak warga merindukan momen di mana mereka dibangunkan oleh Michel Ayoub, setiap malam, di bulan Ramadan.

Dia bernyanyi dan memainkan drum dengan tujuan orang yang berpuasa menjalankan sahur, mereka bangun agar tidak terlambat sahur.

Meski dia tidak menganut Islam, tapi kebiasaan ini memang sudah dilakukan secara turun temurun oleh leluhurnya.

"Sudah lama memang ini tidak dilakukan, tapi sejak Tuhan memberikan aku suara yang bagus, aku mengambil alih kebiasaan ini," katanya.

Kebiasaan yang selalu dilakukan di setiap Ramadan ini memang sempat hilang setelah 13 tahun lalu, sepeninggal kakeknya.

"Michel selalu membuat aku bahagia, aku suka sekali melihat dia melakukan kegiatan ini." kata penghuni kawasan Acre, Ibrahim Akar.

Menurut dia, bukan hanya dirinya yang merindukan kebiasaan relawan untuk membangunkan sahur ini.

"Semuanya suka dia, kami selalu menantikan dia selama Ramadan," katanya.

Michel Ayoub memang terinspirasi oleh kakeknya untuk melakukan kegiatan ini, selama Ramadan.

Kakeknya menganut Katolik, tapi selalu belajar Quran dan mendengarkannya.

"Jadi, yang utama, apa yang dilakukan ini adalah untuk cinta, kedamaian, dan keimanan, seluruh kegiatan dengan drum ini adalah semata-mata membangunkan warga untuk sahur," katanya.

Michel Ayoub sukarela membangunkan sahur warga Muslim meski dia menganut Katolik.
Michel Ayoub sukarela membangunkan sahur warga Muslim meski dia menganut Katolik. (YouTube)
Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved