Kebakaran

Tiga Petak Rumah Kontrakan di Ragunan Dilahap Si Jago Merah

Tak lama kemudian, personel Damkar sampai di lokasi. Api sudah membesar di lantai dua rumah kontrakan milik Haji Sumardi.

Tiga Petak Rumah Kontrakan di Ragunan  Dilahap Si Jago Merah
Warta Kota/Feryanto Hadi
Satu bangunan yang terdiri atas tiga petak rumah kontrakan dilahap si jago merah di Jalan Musyawarah RT07 RW 01, Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2018). 

WARTA KOTA, RAGUNAN--- Satu bangunan yang terdiri atas tiga petak rumah kontrakan hangus terbakar di Jalan Musyawarah RT07 RW 01, Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2018).

Kini, hanya tersisa puing-puing bangunan serta sejumlah barang milik penghuni yang berserakan di lantai.

Prawito Perwira Piket Kasektor VII Setia Budi Sudin Penggulangan Kebakaran Dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Selatan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi  sekitar pukul 13.30.

Baca: Dua Korban Kebakaran di Bekasi Tewas Dalam Posisi Berpelukan

Pihaknya, kata Prawito, mendapat laporan dari warga ada korsleting listrik yang menyebabkan  kebakaran di satu rumah.

"Kami kerahkan unit terdekat sebanyak lima unit mobil pemadan kebakaran," kata Prawito kepada Warta Kota.

Tak lama kemudian, personel Damkar sampai di lokasi. Api sudah membesar di lantai dua rumah kontrakan milik Haji Sumardi.

Warga sekitar pun panik dan takut api menjalar ke permukiman.

Baca: Satu Rumah di Perum Kranggan Permai Bekasi Kebakaran, Dua Asisten Rumah Tangga Tewas

Prawito mengatakan, beberapa penghuni rumah kontrakan di lantai dua selamat setelah mereka berlari ketika melihat kobaran api.

Mereka juga sempat menyelamatkan sejumlah barang berharga, meskipun tidak semua barang bisa dibawanya.

"Tim segera menjinakkan api supaya tidak menjalar ke bangunan lain karena itu letaknya di permukiman padat," kata Prawito.

Menurut Prawito, kobaran api dengan mudah membesar karena di bangunan itu banyak terdapat bahan mudah terbakar seperti kayu.

Baca: Kebakaran di Tanah Sereal Kota Bogor Tewaskan Satu Orang

Para petugas sempat mengalami kesulitan mencapai lokasi kebakaran. Untuk memastikan api benar-benar sudah padam, petugas berjuang menggapai bagian atas bangunan dengan risiko tinggi.

"Pemadaman selesai pukul 15.00 dan api tidak sampai menyebar ke bangunan lain di sekitarnya," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dari peristiwa  tersebut. Nilai kerugian ditaksir sekitar Rp200 juta.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved