Breaking News:

PTUN Perintahkan Menristek Tarik SK Pemberhentian Warek I Usakti

Gugatan Wakil Rektor I Usakti, Yuzwar Z Basri di PTUN terkait diberhentikannya dirinya oleh Menristek Dikti, telah mencapai putusan.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pembacaan putusan oleh Majelis Hakim PTUN, Nelvy Christin dalam kasus gugatan Wakil Rektor 1 Universitas, Yuzwar Z. Basri yang di berhentikan secara sepihak oleh Menristek Dikti di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara pada Senin (14/5/2018). 

GUGATAN Wakil Rektor (Warek) I Universitas Trisakti, Yuzwar Z Basri di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) terkait diberhentikannya dirinya secara sepihak oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) sebagai Warek I Usakti, telah mencapai putusan.

Majelis Hakim PTUN yang dipimpin Nelvy Christin dalam putusannya Senin, memerintahkan Menristekdikti RI untuk segera mencabut Keputusan Menteri yang memberhentikan Yuswar sebagai Wakil Rektor I Usakti tersebut.

Sebab keputusan Menristek Dikti tersebut dinilai menabrak aturan tersebut.

Kuasa Hukum Yuzwar, Gugum Ridho mengungkapkan bahwa pihaknya mengapresiasi putusan Majelis Hakim PTUN tersebut.

“Kami bersyukur gugatan kami dikabulkan, Majelis Hakim juga menyatakan bahwa Menristek Dikti tidak cermat dalam membuat kebijakan, yang seharusnya seorang Menteri dapat melihat dan mempertimbangkan seluruh aturan yang ada,” kata Gugum, Selasa (15/5/2018).

Seperti diketahui, proses persidangan yang telah berjalan sejak bulan desember 2017 lalu ini dipicu keluarnya Surat Keputusan (SK) Pemberhentian Warek I Usakti dari Menristek Dikti.

Namun keputusan tersebut tanpa melalui persetujuan Senat, sebagaimana tercantum pada Statuta Usakti.

Atas SK tersebut, Yuzwar menggugat Menristek Dikti ke PTUN untuk mencabut SK tersebut karena dinilai menyalahi aturan yang berlaku.

“Ketika Pjs Rektor dikirim ke Usakti, Menristek meminta persetujuan Senat Usakti, dan Senat menyetujui, seharusnya dengan pola yang sama ketika Menteri menerbitkan SK pemberhentian Yuswar juga meminta persetujuan Senat, namun dalam persidangan terungkap bahwa permintaan persetujuan Senat itu tidak pernah terbukti dan faktanya Senat melalui suratnya telah menolak pemberhentian Yuswar," kata Gugum.

Yuswar sendiri diketahui telah mengabdikan hidupnya kepada Universitas Trisakti selama 44 Tahun.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved