Cegah Mafia Lakukan Penimbunan, Beras Sasetan Bulog Bakal Dijual Rp 2.000

Rencananya, beras sasetan akan dijual dalam kemasan 200 gram atau 250 gram, dengan harga jual hanya Rp 2.000.

Cegah Mafia Lakukan Penimbunan, Beras Sasetan Bulog Bakal Dijual Rp 2.000
Warta Kota/Henry Lopulalan
Komjen (Pol) Budi Waseso (kanan) memberi ucapan selamat kepada penggantinya usai Presiden Joko Widodo melantik Irjen (Pol) Heru Winarko menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). 

PERUM Bulog akan menjual beras dalam kemasan kecil alias saset.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, selain untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan beras, kemasan saset juga untuk memberantas mafia.

"Jadi masyarakat yang enggak bisa beli beras satu kilo, bisa beli beras renceng harga dua ribu. Sekaligus mengurangi mafia beras itu," kata Budi Waseso di kantornya, Senin (15/5/2018).

Baca: Bulog Bakal Jual Beras Sasetan

Dengan konsep yang berukuran kecil, mafia akan kesulitan untuk menimbun beras, karena harus membuka kemasannya terlebih dahulu, sehingga enggan melakukan penyelundupan.

"Dia enggak bisa timbun jadinya. Kalau mau timbun tuh beli rencengan bukain satu-satu, mabok dia bukain satu-satu," tutur pria yang akrab disapa Buwas itu.

Rencananya, beras sasetan akan dijual dalam kemasan 200 gram atau 250 gram, dengan harga jual hanya Rp 2.000, namun Bulog tetap menjamin kualitas beras murah tersebut.

"Saya bilang ke direksi kemas beras renceng 200 gram atau 250 gram dengan kemasan Rp 2.000 aja tetap bisa beli nasi. Itu solusi yang bisa kami lakukan," papar Budi Waseso. (Apfia Tioconny Billy)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved