Warga Rusun Wonocolo Menginap di Masjid Imbas Terorisme JAD

Warga Rusunawa Wonocolo, Kelurahan Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo memilih menginap di masjid Baitusshobah.

Warga Rusun Wonocolo Menginap di Masjid Imbas Terorisme JAD
Kompas.com
Selain menginap di masjid, warga rusun sebagian juga menginap di rumah-rumah kerabat yang tidak jauh dari lokasi rusun. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Warga Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Wonocolo, Kelurahan Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo memilih menginap di masjid Baitusshobah saat mereka dilarang masuk ke rusun karena proses sterilisasi.

Masjid Baitusshobah sendiri berlokasi tidak jauh dari lokasi rusun.

Pantauan Kompas.com, warga rusunawa itu tidur berjajar di teras masjid. Sebagian juga ada yang di dalam masjid.

Selain menginap di masjid, warga rusun sebagian juga menginap di rumah-rumah kerabat yang tidak jauh dari lokasi rusun.

Eko, warga rusun setempat mengaku bingung, setelah mendapatkan informasi bahwa polisi masih melarang warga rusun kembali masuk ke rusun.

"Waduh, terus saya tidur di mana, isteri saya masih di dalam," kata penghuni rusum blok D ini.

Saat ada ledakan, dia mengaku masih berada di luar rusun, sementara isterinya ada di dalam rusun dan sampai saat ini dilarang keluar oleh polisi.

Sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di Blok B lantai 5 rumah susun sewa Wonocolo, di Kelurahan Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Sebanyak 3 orang meninggal di rumah rusun, 2 dievakuasi ke rumah sakit, dan seorang lagi selamat.

Polisi menyebut, ke-6 orang tersebut memiliki hubungan keluarga.

Sekitar pukul 01.00 WIB Senin dini hari, polisi menyatakan bahwa rusunawa sudah aman, namun polisi masih meminta waktu untuk sterilisasi sampai Senin siang. (Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Tautan asli: Rusun Wonocolo

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved