Breaking News:

Pasca Teror Bom di Surabaya, Tiga Pilar Kelapa Gading Lakukan Patroli Wilayah

Melalui patroli ini ditargetkan dapat memberikan rasa aman sekaligus melakukan razia premanisme dan penyakit masyarakat

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
Apel dan briefing anggota tiga pilar yang dipimpin oleh Danramil-06/Kelapa Gading Dim 0502/JU Mayor Infantri Fadly S Karamaha di Mapolsek Kelapa Gading, Senin malam (14/5/2018). (Foto: Istimewa) 

DALAM rangka operasi cipta kondisi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bulan Suci Ramadan serta pasca teror bom di Surabaya, aparat gabungan TNI/Polri yang terdiri dari unsur Koramil 06/Kelapa Gading, Polsek Kelapa Gading, Satpol PP dan Mitra Jaya melaksanakan patroli gabungan.

Melalui patroli ini ditargetkan dapat memberikan rasa aman sekaligus melakukan razia premanisme dan penyakit masyarakat di wilayah Kelapa Gading Jakarta Utara.

Kegiatan patrol diawali dengan apel dan briefing anggota yang dipimpin oleh Danramil-06/Kelapa Gading Dim 0502/JU Mayor Infantri Fadly S Karamaha di Mapolsek Kelapa Gading, Senin malam (14/5/2018).

Dalam sambutannya Danramil-06/Kelapa Gading menyampaikan bahwa patroli gabungan TNI – Polri ini adalah salah satu upaya untuk menciptakan suasana kondusif di bulan suci Ramadan.

Patroli tersebut direncanakan terus berjalan secara bergantian untuk menciptakan situasi yang aman di wilayah Kelapa Gading.

“Sinergi dalam tugas yang sudah terbina harus lebih kita tingkatkan, patroli gabungan tri pilar Kelapa Gading ini akan kita lakukan setiap hari, hal ini penting dilakukan guna mewujudkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta menekan angka kriminalitas jelang bulan Ramadan," ungkap Mayor Infantri Fadly S dalam rilis yang diterima Warta Kota, Senin malam (14/5/2018).

Pada kesempatan yang sama Kapolsek Kelapa Gading Kompol Arif Fadzlurahman juga menyampaikan kegiatan patroli gabungan Tri Pilar yang sudah dilakukan selama ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas diwilayah hukum Kelapa Gading khususnya pada malam hari yang rawan aksi kejahatan.

“Pasca aksi teror di Surabaya dan menjelang bulan Ramadan, kami akan lebih mengintensifkan lagi kegiatan patroli sehingga warga dapat melakukan aktifitas tanpa rasa takut," pungkasnya.

Dalam kegiatan patroli tim gabungan ini melakukan patroli di beberapa titik yang dianggap sebagai wilayah yang rawan serta memberikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat sekitar. (M15)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved