Pisau untuk Tusuk Anggota Brimob ini Disembunyikan di Kemaluan

TS (22), pelaku penusuk anggota Brimbo Bripka Marhum Prencje hingga tewas, menyembunyikan pisaunya di bawah kemaluannya.

Pisau untuk Tusuk Anggota Brimob ini Disembunyikan di Kemaluan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kartu identitas berupa KTP pelaku penikam anggota Intel Brimob yang ditembak polisi. 

TS (22), pelaku penusuk anggota Brimbo Bripka Marhum Prencje hingga tewas, menyembunyikan pisaunya di bawah kemaluannya.

Meskipun, sebelumnya, tiga anggota Brimob telah melakukan penggeledahan terhadap dirinya dan tas yang dibawanya.

Baca: Penikam Anggota Intel Brimob Datang Bersama Dua Rekannya

“Ternyata pelaku menyembunyikan pisaunya di bawah kemaluannya. Padahal sebelumnya, telah diperiksa oleh tiga anggota Brimob, di tubuhnya juga di tasnya,” kata Brigjen Setyo Wasisto, Kadiv Humas Polri, di Mabes Polri, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Jumat (11/5/2018).

Kejadian tersebut bermula saat Kamis (10/5/2018) sekira pukul 23.29, Bripka Marhum sedang melakukan pengamatan sekitar Mako Brimob Depok.

Baca: Penikam Anggota Intel Brimob Diduga Bawa Bahan Peledak

Namun, ia mencurigai orang tak dikenal seorang laki-laki yang hilir mudik di lokasi tersebut selama dua jam.

“Kemudian, Bripka Marhum meminta bantuan dua rekannya, Briptu Rahmat dan Briptu Grusce untuk memintai keterangan terhadap orang tak dikenal tersebut. Ia mengaku bernama TS,” katanya.

Baca: Pak Anies! Ini Fakta Dugaan Anggaran Fiktif di Proyek Rehab Berat Sekolah 2017

Kemudian, dilakukan penggeledahan terhadap laki-laki yang tak dikenal tersebut. Namun pada tubuh dan tas laki-laki itu tak ditemukan barang membahayakan satupun.

“Lalu, TS dibawa ke dalam kantor Brimob menggunakan sepeda motor. Namun, saat tiba di kantor, tiba-tiba TS mengeluarkan pisau. Kemudian menusuk perut Bripka Marhum,” katanya.

Melihat kejadian tersebut, kedua anggota lainnya langsung melakukan tindakan tegas. TS ditembak pada bagian dada.

“TS langsung tewas di tempat. Sedangkan Bripka Marhum sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong,” katanya.

Seperti diketahui, kejadian tersebut masih dalam kondisi kepolisian berkabung.

Dimana lima anggota Brimob tewas ditangan tahanan teroris di lokasi yang sama, pada Kamis (10/5/2018).

Bahkan saat ini pihak kepolisian mengibarkan bendera setengah tiang sebagai ungkapan rasa duka di setiap kantor kepolisian.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved