Breaking News:

Ekonomi

Jumlah Penumpang Turun Terus, Garuda Menuju Ambang Kebangkrutan

"Terdapat penurunan yang sangat tinggi sebanyak 352.288 penumpang," kata Uchok.

Wikipedia
ILUSTRASI Garuda Indonesia Airbus A330-200 

WARTA KOTA, TANGERANG---Empat tahun terakhir ini, jumlah penumpang Garuda terus menurun drastis.

Penurunan jumlah penumpang itu menyebabkan maskapai penerbangan milik pemerintah itu merugi.

Tingkat kerugiannya pada akhir Maret 2018 mencapai 67.572.839 dolar Amerika atau setara dengan Rp 878.446.907.000

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi.

"Terlihat dari laporan kerja operasional PT Garuda, di mana pertumbuhan penumpang dari tahun ke tahun justru mengalami penurunan," ucapnya kepada Warta Kota, Jumat (11/5/2018).

Dia merinci, dalam kurun waktu tahun 2013-2014, pertumbuhan penumpang Garuda hanya 4.174.038 orang.

Baca: Ini Alasan Pilot Garuda Indonesia Ancam Mogok Kerja

Pada tahun berikutnya, tahun 2014-2015 pertumbuhan penumpang Garuda justru menurun drastis menjadi 3.821.750 orang.

"Terdapat penurunan yang sangat tinggi sebanyak 352.288 penumpang," kata Uchok.

Sedangkan pada tahun 2015-2016, Garuda hanya sanggup mendapat 2.038.820 penumpang.

"Berarti maskapai penerbangan milik negara ini kehilangan pelanggan sebanyak 1.782.930," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved