Minggu, 12 April 2026

Kerusuhan di Mako Brimob

Jokowi: Negara dan Rakyat Tidak Pernah Takut terhadap Terorisme

Presiden menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya lima anggota kepolisian saat menjalankan tugas dari negara.

Warta Kota/Alex Suban
Presiden RI Joko Widodo menyampaikan pernyataan bela sungkawa terhadap lima anggota Polri yang gugur saat bertugas dalam kerusuhan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, di Istana Bogor, Kamis (10/5/2018). Presiden didampingi Menkopolhukan Wiranto, Wakapolri Letjen Syafrudin, Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Tjahjajanto, Kepala BNPT Suhardi Alius, Kepala BIN Budi Gunawan dan Dankor Brimob Irjen Pol Rudy Sufahriadi,. 

Presiden Joko Widodo mengultimatum teroris bahwa tidak ada ruang bagi mereka untuk mengganggu negara, Kamis (10/5/2018) siang.

"Perlu saya tegaskan bahwa negara dan seluruh rakyat tidak pernah takut dan tidak akan memberikan ruang sedikitpun kepada terorisme dan upaya-upaya yang mengganggu kemanan negara" kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (10/5/2018) siang.

Baca: Rizki Maulana: Kerusuhan di Mako Brimob Sudah Direncanakan Para Narapidana

Presiden memberi pernyataan didampingi Menkopolhukam Wiranto, Wakapolri Letjen Syafrudin, Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Tjahjajanto, Kepala BNPT Suhardi Alius, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Dankor Brimob Irjen Pol Rudy Sufahriadi.

Baca: Info Grafis Kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Mulai dari Masalah Makanan sampai Serangan Khusus

Jokowi juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada aparat keamanan yang berhasil memulihkan situasi kerusuhan di Rumah Tanahan (Rutan) cabang Salemba, Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Lebih lanjut, presiden menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya lima anggota kepolisian saat menjalankan tugas dari negara.

"Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi peristiwa ini," ucapnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved