Tak Semua Lansia Bisa Daftar KLJ Gelombang Pertama

Untuk bisa mendaftarkan diri mengikuti program Kartu Lansia Jakarta (KLJ) memerlukan beberapa rangkaian proses.

Tak Semua Lansia Bisa Daftar KLJ Gelombang Pertama
Warta Kota/Rangga Baskoro

KEPALA Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati mengatakan, untuk bisa mendaftarkan diri mengikuti program Kartu Lansia Jakarta (KLJ) memerlukan beberapa rangkaian proses.

Awalnya, seorang lansia harus terdaftar di basis data terpadu (BDT) yang dimutahirkan oleh BPS dan dirilis oleh Kementerian Sosial.

Data tersebut juga dipadankan di Dinas Dukcapil dan Provinsi DKI Jakarta.

"Jadi gak sembarangan lansia yang bisa menerima fasilitas ini. Makanya mungkin ada pasangan lansia yang walaupun satu KK, tapi enggak bisa bikin dua-duanya. Karena mungkin lansia tersebut belum terdaftar di BDT," ucap Susan di RPTRA Pulo Gundul, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (8/5/2018).

Baca: Penerima KLJ Rp 600.000 per Bulan Bakal Hidup Sederhana, Makan Pakai Tahu-Tempe.

BDT tersebut berisi kondisi sosial atau ekonomi terendah (desil 1). Selain itu, lansia tersebut wajib berdomisili dan memiliki KTP DKI Jakarta.

Mereka juga harus berusia di atas 60 tahun.

"KLJ ini diberikan kepada lansia yang karena faktor tertentu tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya sehingga hidupnya sangat bergantung pada bantuan orang lain," ujar Susana Budi Susilowati.

Bagi mereka yang belum terdaftar di BDT, bisa menyampaikan permohonan saat pemutakhiran data BDT melalui Lurah setempat dengan membawa surat peemohonan Bansos PKD bagi lansia, surat pernyataan calon penerima bantuan beserta fotokopi KK.

Susan menyatakan, pihaknya akan terus mendorong agar para lansia yang belum terdaftar di BDT bisa mengikuti program pemberian KLJ di gelombang kedua yang akan dilaksanakan menjelang Idul Fitri.

"Kalau ada yang belum bisa daftar, nanti akan kami dorong untuk lansia tersebut bisa masuk basis data terpadu terlebih dahulu di Kementerian Sosial yang terus dimutahirkan," ungkap Susana Budi Susilowati.

Total penerima KLJ di Jakarta Pusat sebanyak 4.968 orang. Sementara pada tahap satu, ada sekitar 2.903 lansia yang menerima bantuan KLJ.

Mereka akan mendapatkan uang pemenuhan kebutuhan sebesar Rp 600.000 per bulan. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved