Breaking News:

Cikal Bakal Drone di Masa Awal Menggunakan Burung Merpati

Ia merancang rompi ringan khusus untuk burung merpati dan melengkapinya dengan kamera dua lensa.

National Geographic
Berikut ini foto-foto aerial yang berhasil dipotret oleh burung-burung merpati milik Neubronner. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Jauh sebelum drone ditemukan, manusia telah mencoba berbagai benda-benda yang tersedia seperti balon dan layang-layang untuk mendapatkan foto aerial.

Tak hanya menggunakan benda-benda, manusia pada masa itu juga menggunakan makhluk hidup untuk mengambil gambar dari udara.

Penemu asal Jerman, Julius Neubronner, mulai menggunakan burung merpati pada tahun 1907.

Foto-foto aerial di masa awal yang berhasil dipotret oleh burung-burung merpati milik Neubronner.
Foto-foto aerial di masa awal yang berhasil dipotret oleh burung-burung merpati milik Neubronner. (National Geographic)

Penerbangan pertama Wright bersaudara baru terjadi empat tahun sebelumnya, jadi, melihat dunia dari sudut pandang burung benar-benar hal baru.

Neubronner telah lama memanfaatkan merpati pos untuk mengantarkan obat-obatan racikannya kepada para pasiennya.

Karena itu, ia tahu betul kemampuan burung-burung tersebut.

Ia kemudian merancang rompi ringan khusus untuk burung merpati dan melengkapinya dengan kamera dua lensa.

Burung-burung merpati itu kemudian dilatih untuk mengangkut kamera, yang berbobot antara satu hingga 26 ons, setara dengan berat obat-obatan yang sebelumnya biasa mereka bawa.

Sebelum menerbangkan burung-burung itu, Neubronner akan mengembangkan ruang sebelah kiri baju zirah, sehingga udara perlahan akan keluar ketika burung terbang.

Foto-foto aerial di masa awal yang berhasil dipotret oleh burung-burung merpati milik Neubronner.
Foto-foto aerial di masa awal yang berhasil dipotret oleh burung-burung merpati milik Neubronner. (National Geographic)

Saat ruang tersebut mengempis, itu akan mengaktifkan pelatuk yang memicu tombol rana untuk menangkap gambar.

Merpati-merpati tersebut dibawa sekitar 96 km jauhnya dari rumah, kemudian dilepaskan. Karena burung-burung tersebut tidak mau membawa bebannya lebih jauh dari yang seharusnya, mereka akan segera pulang ke rumah, terbang di ketinggian antara 45-90 meter.

Foto-foto yang dihasilkan oleh burung-burung merpati Neubronner selengkapnya dapat Anda temukan dalam buku berjudul “The Pigeon Photographer”.

Tautan asli: merpati

Editor: Gede Moenanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved