Bunuh Diri

Bripda David Diduga Bunuh Diri, Ditemukan Bon Utang Hingga Selang Air

KEMATIAN Bripda David Ian Wardana (28) di dalam mobil masih menjadi misteri. Ia diduga mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Bripda David Diduga Bunuh Diri, Ditemukan Bon Utang Hingga Selang Air
tribunnews
Bripda David tewas di dalam mobil 

Dugaan bunuh diri begitu kental karena dalam pemeriksaan yang dilakukan, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya luka luka akibat tindak kekerasan maupun penganiayaan. Korban meninggal dunia diduga karena keracunan menghirup asap knalpot mobil," kata Kombes Indra.

Saat pulang dari berbelanja, Suhendar, yang bekerja di rumah kos yang ditempati Bripda David pada Senin (7/5) siang diminta pemilik kos Suwartini (75) untuk mengecek mobil David yang terus menyala di halaman rumah kos.

"Saya melihat Mas David di jok depan tapi dalam posisi tidur dan mesin mobil masih menyala," katanya, Selasa (8/5).

Suhendar berusaha membangunkan David dengan cara menggedor pintu, namun tidak ada respon. Ia kemudian menemukan pintu belakang mobil yang tidak terkunci dan ia masuk melalui pintu itu.

"Posisinya sudah tidak bernafas, sandaran. Dibangunin nggak bangun-bangun. Lalu saya matikan mesin mobil dulu," katanya.

Suhendar merasakan pengap luar biasa saat berada di dalam mobil, akibat asap knalpot yang sudah memenuhi bagian dalam mobil. Saat mengamati sekitar, Suhendra melihat ada selang air di dalam mobil. Ia pun menelusuri selang itu.

Pada ujung selang pertama diikat dari knalpot mobil dan ujung selang berikutnya dimasukan kedalam mobil melalui pintu belakang sebelah kanan. Adanya selang itu, diduga korban sengaja mengakhiri hidupnya. Ia lalu memberitahukan kejadian itu kepada pemilik kos selanjutnya melaporkannya ke Mapolsek Pasar Minggu.

Saksi lainnya, penghuni rumah itu, Irman Hadi (39) mengatakan, ia sempat berbincang beberapa jam sebelum Davin ditemukan meninggal. Ia pun sempat keheranan saat David menanyakan kepadanya toko yang menjual selang air.

"Pagi sekitar pukul 10.30 dia nanya ke saya lokasi toko material. Saya bertanya untuk apa, kemudian dijawab dia ingin membeli selang. Saya sih nggak nanya lagi selangnya mau buat apa. Sesudah itu saya pergi dengan istri saya dan siangnya dapat telepon dia sudah meninggal di dalam mobil," kata Irman

Baru sepekan tinggal di sana, tidak banyak yang tahu seluk beluk David dan masalah apa saja yang dihadapinya. Pemilik kos juga sebelumnya tidak melihat gelagat aneh dari sosok David.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved