Lama Dinantikan, Kartu Lansia Akhirnya Disalurkan

Terhitung dimulai dari Selasa (8/5/2018) besok, belasan ribu lansia pra sejahtera Ibukota akan mendapatkan bantuan sosial setiap bulan.

Penulis: | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Anies meluncurkan KLJ yang ternyata tak ditujukan untuk semua Lansia di Jakarta. Ada syarat ketat bagi para Lansia untuk memperoleh KLJ. 

TERPAUT lebih dari enam bulan sejak pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno dilantik, Kartu Lansia Jakarta (KLJ) yang merupakan program unggulan keduanya akhirnya terlaksana.

Terhitung dimulai dari Selasa (8/5/2018) besok, belasan ribu lansia pra sejahtera Ibukota akan mendapatkan bantuan sosial setiap bulan.

Kabar baik itu disampaikan Kepala Bidang Perlindungan Sosial, Dinas Sosial DKI Jakarta, Tarmidjo Damanik merupakan bentuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) bagi para lansia yang tergolong pra sejahtera. Dalam tahap pertama, KLJ akan disalurkan kepada sebanyak 12.141 orang lansia di RPTRA kel Tanah Tinggi, Johar Baru Jakarta Pusat pada Selasa (8/5/2018).

Sedangkan penyaluran KLJ Tahap Kedua akan disalurkan kepada sebanyak 2.379 orang lansia jelang Hari Raya Idul Fitri, atau pekan pertama bukan Juni 2018 mendatang. Sehingga jumlah penyaluran KLJ pada tahun 2018 mencapai 14.520 orang lansia.

"Mereka akan mendapatkan bantuan sosial dengan jumlah nominal sebesar Rp 600.000 per bulan yang diberikan terhitung mulai bulan April 2018. Penerima KLJ bersumber dari Basis Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (BDT-PPFM) yang dimutakhirkan oleh Badan Pusat Statistik dan diverifikasi serta divalidasi oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia," jelasnya dalam siaran tertulis pada Senin (7/5/2018).

Penyaluran KLJ tersebut dipaparkannya sesuai dengan Pergub Nomor 39 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Pergub Nomor 193 Tahun 2017 tentang Pemberian Bantuan Sosial Untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar Bagi Lanjut Usia.

Selain itu, Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 705 Tahun 2018 tentang Penetapan Penerima Bantuan Sosial Untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar Bagi Lanjut Usia Tahap I Tahun Anggaran 2018 dan Kepgub Nomor 405 Tahun 2018 tentang Penetapan Besaran Bantuan Sosial Untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar Bagi Lanjut Usia.

Pemberian KLJ lanjutnya, bertujuan untuk membantu lansia untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar dan mengakses pelayanan dasar secara wajar, meningkat kesejahteraan, pengentasan kemiskinan. Karena itu, tidak semua lansia dapat mengakses layanan tersebut, kecuali para lansia yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya sehingga hidupnya sangat bergantung pada bantuan orang lain.

"Kriteria penerima KLJ antara lain berusia 60 tahun ke atas, ber-KTP DKI Jakarta, tidak memiliki sumber penghasilan tetap atau miskin, sakit menahun, terlantar secara psikis dan sosial dan telah terdaftar dan ditetapkan dalam BDT pada desil dengan kondisi status sosial atau ekonomi terendah (desil 1)," jelasnya.

Namun, bagi lansia yang belum terdaftar dalam BDT, warga dapat melaporkan diri melalui Lurah atau Dinas Sosial DKI Jakarta dengan cara menyampaikan permohonan kepada Gubernur melalui Lurah setempat dengan membawa Surat permohonan Bansos PKD bagi Lansia, Surat pernyataan Calon Penerima Bantuan serta fotokopi KTP dan Kartu Keluarga.

"Apabila Lansia Calon Penerima KLJ tidak mampu mengurus persyaratan bisa diwakilkan dengan menyertakan surat kuasa pihak keluarga atau PNS pendamping. Sehingga setiap lansia yang membutuhkan mendapatkan haknya," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved