Breaking News:

Klub Hoki Panti Asuhan Coba Lapangan Asian Games 2018

KOMUNITAS Pecinta Hoki Indonesia (KoPHI) bekerjasama dengan UI kembali menggelar kegiatan latihan hoki dan main bersama.

Penulis: | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
HAMDI PUTRA
KoPHI main dan latihan hoki bersama dengan anak-anak panti asuhan di Lapangan Hoki Senayan Jakarta, Minggu (6/5/2018). 

KOMUNITAS Pecinta Hoki Indonesia (KoPHI) bekerjasama dengan Alumni Universitas Indonesia (UI) kembali menggelar kegiatan latihan hoki dan main bersama.

Tim Hoki panti asuhan di Jakarta pun berkesempatan menjajal lapangan Asian Games 2018

Kegiatan tersebut dipimpin oleh pelatih nasional Sukirman dan Jacob Matulessy dengan melibatkan klub hoki panti asuhan Rumah Panti Muslim Senen dan Panti Asuhan Pa Van Der Steur Bekasi di Lapangan Hoki-1 GBK Senayan Jakarta pada Minggu (6/5/2018) pukul 08.00 WIB – 12.00 WIB.

Lapangan hoki yang digunakan yakni lapangan karpet biru di pintu VII GBK yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Desember 2017 sebagai salah satu venue Asian Games 2018.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan KoPHI ini merupakan yang ke-empat kalinya dan dihadiri oleh sekitar 80 peserta.

Kegiatan perdana dan kedua telah berlangsung di Bandung pada tanggal 26 November 2017 yang dihadiri 70 peserta dan 16 Desember tahun 2017 juga 70 peserta yang berasal dari klub-klub hoki Bandung.

Sedangkan kegiatan ke-tiga dilaksanakan hari Minggu, 25 Februari 2018 di Jakarta dihadiri oleh 140 peserta dari pecinta hoki UI, LSPR, SMAN 16, ASMI, ISCI dan klub UHU, ITB, Chervo Bandung serta mantan-mantan atlet dari Bandung dan Jakarta. Ada yang datang dari Surabaya, Indramayu, Garut, bahkan Makassar hingga Papua.

Anak-anak panti asuhan yang main hoki bersama KopHi
Anak-anak panti asuhan yang main hoki bersama KopHi (HAMDI PUTRA)

"Bangga dan terharu bisa mengundang anak-anak panti di bawah pelatih Armunanto untuk bermain di lapangan hoki Senayan yang akan dipakai untuk Asian Games 2018. Semoga bisa menjadi motivasi buat anak-anak pemula agar terus semangat bermain hoki demi prestasi masa depan. Saya berharap lapangan hoki Senayan dapat digunakan secara rutin untuk latihan bersama dalam meningkatkan prestasi hoki Indonesia." Demikian ujar Ella Relawati, Ketua KoPHI kepada Warta Kota, Minggu (6/5/2018).

Turut hadir para pecinta hoki dari berbagai klub Hoki di Jakarta, Bandung dan Surabaya. Selain itu, tidak ketinggalan atlet-atlet hoki dari alumni UI, alumni PSKD Diponegoro, ISTN, alumni LSPR, alumni SMA 16, alumni Trisakti, alumni Unkris, alumni ASMI, alumni Unpad, alumni ITB, alumni UPI Bandung serta alumni pemain Jawa Timur.

"KoPHI berharap latihan hoki dan bermain bersama ini bisa menjadi suatu agenda rutin, khususnya Hoki Lapangan seperti yang selama ini sudah berjalan di Bandung Jawa Barat," imbuh Ella Relawati.

Setelah bermain hoki para peserta berkumpul untuk makan siang dan bersantai sambil bersilahturahmi diantara sesama peserta yang hadir.

"Kami sangat senang seandainya latihan bermain di Lapangan Hoki 1 Senayan GBK dilaksanakan setiap Minggu. Ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Selain berolahraga dan bersenang-senang serta silaturrahmi, juga bisa dijadikan sebagai sarana sosialisasi untuk memasyarakatkan hoki," tutur Ganti Ginting, peserta dari Panti Asuhan Van Der Steur.

Ali, satu di antara pengurus Rumah Panti Muslim Senen menyampaikan tanggapan yang tidak jauh berbeda dengan Ganti Ginting. Menurutnya, anak-anak panti asuhan sangat antusias dan menikmati permainan hoki.

"Senang juga melihat minat atau ketertarikan anak-anak terhadap permainan hoki. Harapan saya mereka bisa menjadi generasi penerus atlet-atlet hoki nasional, tentunya dengan bimbingan dan latihan yang tekun," terang Ali.

Maza dari London School of Public Relation (LSPR) beserta teman-temannya pun mengungkapkan kegembiraannya dalam latihan bersama KoPHI dan UI hari ini. Bahkan, salah satu mantan pemain hoki nasional yang berasal dari Surabaya, Ruby sangat mengapresiasi kegiatan ini.

"Program latihan bersama KoPHI dan UI serta mengundang anak-anak yatim piatu dari panti asuhan sangat baik, suasana keakraban dan keramahannya sungguh menyenangkan," ungkapnya.

KoPHI adalah Komunitas Pecinta Hoki Indonesia yang terdiri dari penggemar hoki yang berasal dari berbagai klub di Indonesia, termasuk para mantan atlet hoki nasional.

KoPHI lahir di Bandung pada tanggal 25 November 2017 yang diketuai oleh Ella Relawati, Sekretaris Annelisa Amangku, Publikasi Rina Ginting yang berdomisili di Jakarta serta Koordinator Bandung Leny Marliani, Wakil Koordinator Entin Karjadi, Bagian Umum Ririn, dan Tim Teknis Lapangan Hary Poniman dan Jacob Matulessy.

"KoPHI terbentuk karena adanya keinginan dari para mantan atlet hoki yang berusia 40 tahun ke atas untuk bermain 'fun hoki' dan mengikuti festival hoki yang permainannya disesuaikan dengan usia," papar Ella Relawati.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved