Korupsi KTP Elektronik

Setya Novanto: Saya Memulainya di Kos-kosan, Lalu akan ke Pesantren di Lapas Sukamiskin

Mantan Kedua Umum Partai Golkar ini juga berharap proses eksekusi nanti didampingi istri tercintanya, Deisti Astriani Tagor.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Henry Lopulalan
TERDAKWA kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto usai mendengarkan keputusan yang dibacakan hakim di pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018). 

MANTAN Ketua DPR Setya Novanto menyatakan siap dan ikhlas menjalani hukuman 15 tahun di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Pemindahan dari Rutan Merah Putih KPK ke Lapas Sukamiskin diagendakan pada Jumat (4/5/2018) pagi ini. Sebelum bertolak ke Bandung, Setya Novanto melakukan ritual khusus.

Ia akan lebih dahulu pamitan dengan sesama tahanan di Rutan KPK. Dia pun berharap seluruh tahanan di KPK bisa mendapatkan keringanan hukuman.

Baca: Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin Hari Ini, Setya Novanto Ingin Selalu Didampingi Istri

"‎Saya akan izin sama teman-teman di kos-kosan (rutan KPK) yang sudah bersama. Mudah-mudahan mereka diberikan tuntutan yang ringan. Berdoa bersama supaya masalah bisa selesai," ujar Setya Novanto.

Mantan Kedua Umum Partai Golkar ini juga berharap proses eksekusi nanti didampingi istri tercintanya, Deisti Astriani Tagor.

Harus memulai kehidupan baru di Lapas Sukamiskin, Setya Novanto mengaku siap berbaur dengan narapidana yang lain. Dia juga tidak memungkiri di sana pasti bertemu sesama politikus yang juga terjerat kasus korupsi.

Baca: Setya Novanto: Di Lapas Sukamiskin Saya akan Banyak Belajar Berdoa

"Iya, pasti bertemu kawan lama," ucapnya.

Mengenai kehidupannya ke depan, Setya Novanto mengibaratkan di Lapas Sukamiskin sebagai pesantren, di mana dia akan banyak berdoa, mencari keadilan.

"Saya memulainya di kos-kosan (Rutan KPK), lalu saya akan ke pesantren di Lapas Sukamiskin. Saya akan banyak berdoa, tentunya jadi masyarakat biasa. Saya mohon maaf pada anggota Dewan dan seluruh rakyat Indonesia," paparnya. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved