VIDEO: Tio Pakusadewo Disidang, Jaksa Dakwa dengan Dua Pasal

"Untuk pasal 112 minimal empat tahun kurungan penjara. Sementara pasal 127 maksimal empat tahun kurungan penjara," ujar Hatmoko.

Aktor gaek Tio Pakusadewo (54) jalani sidang perdana atas kasus penyalahgunaan narkotika yang menjeratnya, medio akhir tahun 2017 lalu.

Tio menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018) dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam dakwaan JPU, Tio dinyatakan bersalah karena diduga telah melanggar dan juga terbukti memiliki narkotika jenis sabu seberat 1,06 gram dalam tiga bungkus klip barang bukti yang ditemukan oleh penyidik kepolisian.

"Terdakwa (Tio) terbukti bersalah memiliki, menyimpan, dan menguasai narkotika jenis sabu-sabu, serta melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu," kata JPU, Hatmoko didalam persidangan.

"Karena terbukti dalam barang bukti percakapan dengan Vina (Belum ditangkap). Terdakwa memesan barang bukti dua klip kristal dengan harga Rp. 1,5 juta," tambahnya.

Hatmoko menjelaskan bahwa Vina memiliki empat paket sabu yang ditawarkan kepada Tio, untuk dibelinya seharga yang disiapkan oleh Tio.

"Vina pun menawarkan bahwa ia memiliki empat paket dan dijual kepada terdakwa Rp. 1,5 juta. Setelah melakukan transaksi, Selasa (19/12/2017) sekitar pukul 19.30 WIB, pihak kepolisian melakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah terdakwa di Jalan Ampera 1, Jakarta Selatan. Terdapat tiga klip sabu dan bong (alat hisap). Setelah diperiksa, tiga klip kristal tersebut adalah sabu-sabu," jelasnya.

Hatmoko melanjutkan dakwaannya, Tio dijerat dengan dua pasal UU Narkotika karena dinyatakan bersalah atas kasus dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu.

"Oleh karena itu, terdakwa disangkalkan dengan pasal 112 ayat 1 dan 127 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika," ucap Hatmoko.

Usai persidangan, Hatmoko menegaskan bahwa Tio terancam minimal dan maksimal empat tahun kurungan penjara atas dua pasal yang disangkalkan.

"Untuk pasal 112 minimal empat tahun kurungan penjara. Sementara pasal 127 maksimal empat tahun kurungan penjara," ujar Hatmoko.

Diberitakan sebelumnya, Tio Pakusadewo ditangkap oleh pihak kepolisian, karena diduga melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Tio ditangkap dikediamannya di Jalan Ampera 1 No. 38 Komplek Mahkamah Agung, Ampera, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).

Kabarnya ketika ditangkap, Tio diduga tengah mengkonsumsi sabu. Sehingga, pihak kepolisian langsung menangkapnya dan membawa ke kantor polisi. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved