Breaking News:

Kopi Johny Kedatangan Prajurit Kostrad yang Diundang Hotman Paris Hutapea

Mereka merupakan atlet sasana tinju Cakra Kostrad yang datang ke Kedai Kopi Johny atas undangan Hotman Paris Hutapea.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Hotman Paris Hutapea di Kopi Joni, Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

JIKA biasanya tamu Hotman Paris di Kopi Johny adalah para wanita cantik, kali ini pengacara

buaya cinta itu menerima kedatangan para pria berbadan kekar.

Sekitar 25 orang prajurit Kostrad mendatangi Kedai Kopi Johny Kelapa Gading Jakarta Utara pada Minggu pagi (28/4/2018).

Mereka merupakan atlet sasana tinju Cakra Kostrad yang datang ke Kedai Kopi Johny atas undangan Hotman Paris Hutapea.

Baca: Perang Dingin Farhat Abbas Vs Hotman Paris Kembali Memanas

Setibanya di Kedai Kopi Johny sekitar pukul 07.30 WIB, para prajurit disuguhkan kopi susu dan bakpao untuk menu sarapannya.

"Hanya silaturrahmi dengan Bang Hotman dan masyarakat yang datang ke Kopi Johny, ngopi-ngopi aja," tutur Kapten Para Raider Rocky kepada Warta Kota.

Baca: Budi Waseso Tawarkan Kopi Ganja setelah Pensiun dari BNN

Bagi Hotman Paris sendiri, para prajurit Kostrad ini adalah tamu istimewa karena kedatangannya untuk menunjukkan rasa simpati atas ketidakadilan yang menimpa masyarakat.

"Pagi ini dapat tamu istimewa, sasana tinju cakra Kostrad. Ternyata militer pun cinta keluhan rakyat atas ketidakadilan. Mereka datang untuk menunjukkan simpati," ujar Hotman Paris.

Selain berfoto dan berbincang dengannya, Hotman Paris tidak lupa untuk mengajak para prajurit untuk bersenang-senang dengan cara berjoged Maumere.

"Benar-benar luar biasa, Kopi Johny memang kopi rakyat. Salut untuk dedikasi Bang Hotman yang peduli terhadap masalah rakyat," imbuh Kapten Para Raider Rocky.

Didatangi Mama Muda 

Seorang mama muda asal Tebet Jakarta Selatan datang ke Kedai Kopi Johny Kelapa Gading Jakarta Utara untuk meminta bantuan hukum kepada Hotman Paris pada Rabu pagi (18/4/2018).

Shannon, mama muda satu anak tersebut merupakan seorang pelaku bisnis jual beli tas mewah, Hermes.

Dalam bisnis yang dijalaninya, ia hanya berperan sebagai perantara karena barang dan transaksi yang terjadi dilakukan oleh pihak pembeli langsung kepada penjual yang merupakan teman Shannon.

Hotman Paris dengan seorang wanita yang meminta bantuan hukum di Kedai Kopi Johny Kelapa Gading Jakarta Utara, Rabu (18/4/2018).
Hotman Paris dengan seorang wanita yang meminta bantuan hukum di Kedai Kopi Johny Kelapa Gading Jakarta Utara, Rabu (18/4/2018). (Warta Kota/Hamdi Putra)

Ia mengaku pernah diuber-uber puluhan debt collector yang diutus oleh seorang sosialita.

Bahkan, puluhan debt collector itu datang ke apartemen tempatnya tinggal dan menunggu di lobi selama beberapa hari.

"Pertama, saya jual beli tas Hermes di Jakarta. Saya penjual dan ambil dari teman saya. Teman saya bilang ada beberapa transaksi yang nggak masuk. Dia tahunya kan saya yang jual ke orang.

Ini kok dananya nggak masuk ya. Aku talangin dulu. Karena dana dari pembeli nggak kunjung masuk ke rekening teman saya, dia stop dulu kirim barang ke pembeli tersebut. Akan tetapi, pembeli itu malah suruh puluhan debt collector ke apartemen saya minta barang dikirim atau uangnya dikembalikan," kata Shannon kepada Warta Kota di Kedai Kopi Johny Kelapa Gading Jakarta Utara, Rabu pagi (18/4/2018).

Untuk menjaga hubungan baik dengan pembelinya, Shannon pun kemudian membayar dengan uang pribadinya agar penjual tas Hermes yang notabene adalah temannya sendiri mengirimkan barang yang diorder pembeli.

"Saya sudah refund cash 299 juta dan kirim 1 orderan tasnya dia. Totalnya menurut tim bang Hotman saya sudah refund sekitar 500 juta. Selama ini dia ngancam via w.a. termasuk ngancam anak saya.

Tiap hari saya disamperin debt collector, paling fatal tanggal 11 April kemarin disamperin 10 orang debt collector ke apartemen saya.

Padahal yang berhutang ke penjual adalah pembeli yang mengutus debt collector tersebut karena dananya nggak masuk. Kok malah saya yang diuber-uber," tutur Shannon.

Oleh sebab itu, Shannon yang sebelumnya sudah memakai jasa dua orang pengacara, akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan hukum kepada Hotman Paris. 

"Dia datang ke Kopi Johny dan kami video viralkan akhirnya Resmob Polda Metro Jaya turun tangan. Yang kirim debt colector tersebut adalah oknum sosialita. Ada puluhan debt colector yang diangkut dari lobi apartemennya dia ke Polda Metro Jaya,"  komentar Hotman Paris.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved