BERITA FOTO: Begini Gaya Setnov Saat Jadi Saksi Korupsi KTP Elektronik

MANTAN Ketua DPR Setya Novanto memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik

BERITA FOTO: Begini Gaya Setnov Saat Jadi Saksi Korupsi KTP Elektronik
Warta Kota/Henry Lopulalan
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4). 

MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4).

Baca: BERITA FOTO: Beginilah Gaya Setnov Usai Divonis 15 Tahun Penjara

Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan oleh pihak jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (*)

MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4).
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4). (Warta Kota/Henry Lopulalan)
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4).
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4). (Warta Kota/Henry Lopulalan)
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4).
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4). (Warta Kota/Henry Lopulalan)
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4).
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4). (Warta Kota/Henry Lopulalan)
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4).
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4). (Warta Kota/Henry Lopulalan)
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4).
MANTAN Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Penulis: Henry Lopulalan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved