DP Nol Rupiah

Sandiaga Minta Pengusaha Bantu Bangun Rumah DP Rp 0, Ini Jawaban Kadin DKI

"Pemerintah hanya bisa bangun paling maksimum 20 persen, sisanya dunia usaha. Makanya kita akan dorong, kita akan cari formatnya..."

Sandiaga Minta Pengusaha Bantu Bangun Rumah DP Rp 0, Ini Jawaban Kadin DKI
Kompas.com/Ardito Ramadhan D
RUMAH contoh DP Rp 0 di Rorotan, Jakarta Utara, Jumat (9/3/2018). 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno hadir dalam acara Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang Indonesia (Kadin) DKI Jakarta, di Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018).

Dalam sambutannya Sandiaga meminta kepada para pengusaha yang hadir untuk dapat mendukung program-program yang ada di Pemprov DKI Jakarta, salah satunya adalah hunian DP Rp 0.

Sandiaga menyinggung PT Nusa Kirana, perusahaan yang mengadakan rumah tapak DP Rp 0 yang dibangun di Rorotan, Jakarta Utara untuk ikut membantu rencana Pemprov mengadakan rumah tersebut.

SANDIAGA Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta
SANDIAGA Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta (Istimewa)

"Di sini ada PT Nusa Kirana ya, kita ingin kerja sama. Karena ada 300.000 antrian untuk memiliki rumah yang harganya terjangkau. Nah kita punya proram Rumah dengan DP nol rupiah. Rumah sejahtera ini kita sudah tandatangani Pergubnya kemarin untuk pembentukan UPT," tutur Sandi.

"Nanti personalianya kita lengkapi. Kita ingin KADIN terlibat juga karena KADIN, REI, dan semuanya harus terlibat," imbuhnya, saat memberi sambutan di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018).

Dirinya mengakui bahwa Pemprov DKI hanya dapat membangun 20% dari rencana pengadaan rumah dengan DP Rp 0.

"Pemerintah hanya bisa bangun paling maksimum 20 persen, sisanya dunia usaha. Makanya kita akan dorong, kita akan cari formatnya. Nah ke depan, saya harapkan bahwa unit usaha-usaha kecil diberi kesempatan. Para pengusaha yang besar juga kita akan merangkul mereka," sambungnya.

Harus Dibicarakan

Ketua Kadin DKI, Eddy Kuntandi mengatakan bahwa para pengusaha siap untuk membantu menjalankan program Pemprov DKI seperti rumah DP Rp 0 tersebut.

"Kami, dalam hal ini dunia usaha, sebetulnya siap. Cuma dalam proses mulai perizinan, persiapan, sampai masalah pembiayaan harus jadi bagian kerja sama ini dan itu harus kita bicarakan," tutur Eddy usai acara. (M14)

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved